Radarlamteng.com,GUNUNGSUGIH – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Lampung Tengah (Lamteng) berkolaborasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamteng melaunching dan menggelar Festival Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) 2025 di Gedung Sesat Agung Nuwo Balak Gunung Sugih.
Perhelatan Akbar ini dibuka selama 2 hari 20-21 November 2025 dan diikuti hasil – hasil produk usaha lokal dari 28 kecamatan yang ada di Lamteng. Langkah ini sebagai sebuah gebrakan dari Kejaksaan untuk bergerak dan mendorong UMKM di daerah Kabupaten Lamteng.
Danang Suryo Wibowo,S.H,.LLM Selaku Kejati Lampung menyampaikan ditandainya. Lounching dan Festival UMKM ini sebagai upaya kejaksaan untuk mendorong perekonomian ditengah – tengah masyarakat. Selain itu membantu UMKM secara kontinyu atau berkelanjutan.
“Kejaksaan juga mendampingi pelaku usaha dalam wadah UMKM Mitra Adhyaksa (UMA). Bagi pelaku usaha yang membutuhkan perlindungan hukum, mengurus perizinan yang belum terselesaikan, pengajuan kredit dapat melakukan konsultasi secara gratis ke kejaksaan negeri Lamteng.
Realisasi dukungan yang diberikan dengan kerjasama bank – bank pemerintah seperti BSI, BRI dan BPRS Rajasa Lamteng memberikan bantuan dana yang dikucurkan untuk UMKM di Lamteng senilai Rp 1.3 Milyar,” terang Kejati.
Kejari Lamteng Dr.Rita Susanti,S.H,.M.H berpesan kepada masyarakat untuk tidak takut datang ke Kejari Lamteng yang siap memfasilitasi UMKM untuk mengembangkan potensi usaha dengan hasil – hasil produk lokal yang lebih bervariatif dan imajinatif untuk memajukan hasil usahanya.
“Kejaksaan hadir untuk mendukung UMKM, bagaimana brand semua produk yang dihasilkan dengan jaminan halal dan kwalitas terbaiknya,” jelasnya.
Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan penyerahan Sertifikat NIB, penyerahan SP-PIRT Halal, penyerahan CSR dan Literasi Hukum, lalu juga ada Pembiayaan KUR dan bazaar UMKM. Terdapat juga 500 kupon Pasar Murah Sembako, senam bersama dan Doorprize serta live music hingga pentas budaya.
Sementara itu, Bupati Lamteng dr.Ardito Wijaya melihat peluang besar dari lounching dan Festival UMKM ini akan melahirkan program baru dengan memberikan market untuk pelaku UMKM dengan tujuan peningkatan sektor ekonomi kerakyatan. Memberi dampak yang lebih baik, dan dengan bantuan modal juga akan menjadi pendongkrak untuk penggiat UMKM dalam meningkatkan hasil.
“Pemda Lamteng akan memberikan market buat UMKM lebih luas dalam memasarkan produk – produk yang dihasilkan. Dalam event ini juga menjadi potensi masing-masing UMKM bisa sama – sama meningkatkan kwalitas produknya,” pungkasnya.
Dalam acara tersebut Kejaksaan juga memberikan Doorprize menarik kepada UMKM yang membuka stand pada Festival UMKM. Winarsih salah satu pelaku usaha pembuat keripik tempe dari kecamatan Bumi Ratu Nuban sangat terkejut saat mengetahui mendapat Doorprize satu unit sepeda motor Honda beat.
“Saya sangat senang dan berterimakasih karena hadiah ini bisa membantu untuk memasarkan hasil usaha saya kripik tempe,” ungkapnya. (sci/rid)
