Ratusan Penegak Antusias Belajar Jurnalistik di Pangkalan SMKN 2 Terbanggibesar Lamteng

Radarlamteng.com,TERBANGGIBESAR – Ambalan Madakari dan Cut Nyak Dien dari Pangkalan SMKN 2 Terbanggi Besar Lampung Tengah (Lamteng) menggulirkan program belajar jurnalistik. Dengan mengajak ratusan penegak dari berbagai sekolah lain.

Kegiatan bertajuk pelatihan jurnalistik dengan tema meningkatkan literasi media di era transformasi digital ini, ternyata mendapat antusias ratusan peserta tingkat SMA,SMK,MAN se-Lampung Tengah yang tertarik untuk memahami seputar teknik menulis berita, mengambil foto dan vidio hingga pemahaman pelanggaran UU ITE, UU Pers, UU Hak Cipta yang dibedah secara gamblang oleh narasumber.

Menghadirkan narasumber dari Media Surat Kabar Harian Radar Lamteng (RadarLampung Group) Suci Hartati dan Roy Marika Parleoly dari MNC Group yang juga Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Lamteng, Dewan Kerja Cabang (DKC), dan Radio Rapemda Lamteng, pelatihan mampu menumbuhkan semangat literasi dan jurnalisme positif dikalangan penegak sebagai generasi bangsa.

Dipusatkan di Aula SMKN 2 Terbanggi Besar, kegiatan dilaksanakan pada Minggu (3/8/2025) ini membidik peserta yang dilatih untuk bisa menulis sebuah berita, dengan pengenalan dasar metode 5W1H dan praktek melakukan wawancara dengan narasumber.

Ketua Majelis Pembimbing Gugus Depan Pangkalan SMKN 2 Terbanggi Besar Wagiman Ralip,S.Pd,M.Pd mengapresiasi pelatihan jurnalistik ini menjadi satu acuan yang potensial untuk siswa lebih terlatih menuangkan kreatifitasnya dalam menulis dan menyampaikan informasi dalam bentuk berita.

“Harapan kami, semua peserta akan mampu menerapkan ilmu dan ketrampilan dibidang jurnalistik, mereka juga dapat lebih bijak dalam menggunakan media sosial dengan mengetahui aturan-aturan Undang-Undang,” terangnya.

Dwi Hendriyani,S.Pd selaku Ka.Gudep Putri didampingi Agi Ridwanto,S.Pd sebagai Ka.Gudep Putra menyampaikan Pramuka sejatinya sebagai pewarta yang harus bisa menyampaikan informasi. Sehingga dengan pelatihan jurnalistik ini semua peserta yang mengikuti untuk mampu mempunyai ketrampilan menulis berita.

“Tujuannya pelatihan jurnalistik ini juga untuk meningkatkan minat dan bakat menulis hingga menghasilkan karya terbaik dengan metode jurnalistik yang baik dan benar. Lampung saat ini menempati posisi literasi minat baca yang sangat rendah, sehingga kita harus berupaya memberikan bekal kemampuan dan ketrampilan menulis,” terang Dwi.

Sementara itu, Rahma Putri Utama peserta dari Pangkalan SMAN 1 Terusan Nunyai mengaku belajar jurnalistik bersama rasanya seperti ikut workshop profesional, tapi tetap santai dan asyik.

“Belajar jurnalistik itu ternyata asyik dan menarik, dan banyak membuka inspirasi dan ide-ide kreatif yang dapat dituangkan dalam bentuk tulisan dan berita,” ungkapnya.

Senada Wisnu Chandra Pratama peserta dari Pangkalan SMAN 1 Kotagajah mengutarakan nilai manfaat yang didapatkan dengan mengikuti pelatihan jurnalistik dalam membekali seorang Pramuka sebagai pelopor dan pelapor yang menjadi garda terdepan untuk menyampaikan informasi.

“Kegiatan ini besar sekali nilai manfaatnya, dikemas dengan pelatihan jurnalistik saya bisa mendapatkan banyak ketrampilan dan ilmu pengetahuan yang sangat banyak dari dunia jurnalis.

Saya lebih memahami risiko penyebaran berita bohong, kode etik jurnalistik hingga metode menulis berita yang lebih mudah,” pungkasnya.
(sci/rid)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *