Launching Literasi dan Numerasi Berbasis Digital, Sinergi Menuju Masa Depan Lebih Cerdas

Radarlamteng.com, BUMINABUNG – Bekerjasama dengan The HEAD Fondation dan PT Enuma Edukasi Indonesia, PT Gunung Madu Plantation (GMP) me-launching program pengembangan Literasi dan Numerasi Berbasis Digital.

Program ini menyasar ratusan siswa-siswi di 15 sekolah dasar dari 3 kampung di Lampung Tengah.

Adalah Kampung Buminabung Ilir Kecamatan Buminabung, Kampung Mataramilir Kecamatan Seputihsurabaya dan Kampung Mataramudik Kecamatan Bandarmataram.

Secara simbolis, program ini dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lampung Tengah Dr. Nur Rohman, SE., M.Sos.I., di GSG Kecamatan Buminabung, Selasa 15 Juli 2025.

Kepala Departeman Services PT GMP Iwan Kurniawan mengatakan, program ini bertujuan untuk memberikan metode pembelajaran yang lebih menarik kepada siswa-siswi di sekitar perusahaan.

Dalam pelaksanaannya, pihak perusahaan menggandeng The HEAD Foundation yang merupakan organisasi non-profit yang fokus pada pendidikan dan kesehatan yang berkualitas untuk meningkatkan kehidupan masyarakat.

Selain itu, juga melibatkan PT Enuma Edukasi Indonesia, sebuah perusahaan teknologi pendidikan yang berfokus pada penyediaan solusi pembelajaran digital, terutama untuk anak-anak usia dini. Dengan tujuan meningkatkan literasi dan numerasi melalui platform digital yang menarik dan interaktif.

“PT GMP sudah beroperasi selama 50 tahun di tahun ini. Semoga PT GMP bisa terus menjalin kerja sama yang lebih baik sampai 50 tahun kedepan,” ucapnya.

Menurut dia, perusahaan berkomitmen dalam pembangunan di bidang pendidikan, kesehatan, maupun pemberdayaan masyarakat. “Dan pada hari ini kami ingin meningkatkan kualitas pendidikan yang ada di sekolah sekitar perusahaan,” ungkapnya.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lampung Tengah, Dr. Nur Rohman, mengapresiasi atas terselenggaranya program tersebut. Ini, kata dia, sebuah langkah awal menuju masa depan yang lebih cerdas, lebih inklusif, dan lebih berdaya.

“Pernahkah kita membayangkan bahwa di tangan kecil anak-anak kita ini, ada harapan besar yang bisa mengubah dunia?
Dan hari ini, di bawah langit Buminabung Ilir, kita menyaksikan sebuah langkah awal menuju masa depan yang lebih cerdas, lebih inklusif, dan lebih berdaya,” ujar Nur Rohman menyala-nyala.

“Saya berdiri di sini tidak sekadar sebagai kepala dinas, tetapi sebagai orang tua, sebagai pendidik, sebagai pribadi yang percaya: teknologi dan cinta belajar bisa bertemu di satu tempat—di ruang kelas yang hidup dan membebaskan,” lanjutnya.

Kolaborasi ini, kata Nur Rohman, tidak hanya membawa teknologi ke sekolah-sekolah, tapi juga membawa harapan baru bagi anak-anak Lampung Tengah tercinta.

“Program sekolah Enuma ini bukan sekadar proyek. Ini adalah jembatan yang menghubungkan semangat anak didik kita dengan dunia digital yang luas dan penuh kemungkinan juga membawa harapan ke dalam genggaman anak-anak kelas 1 dan 2. Di mana anak-anak yang mungkin kecil suaranya, kecil badannya, tapi besar cita-citanya,” tegasnya.

Karena itu, ia mengajak para guru jangan hanya menjadi pengajar. Tapi menjadi penyalur mimpi. “Karena literasi bukan sekadar membaca buku,
dan numerasi bukan sekadar berhitung. Keduanya adalah bahasa untuk memahami dunia,” katanya.

Selain itu, kepada orang tua, gadget saat ini bukanlah musuh. Asal diarahkan dengan kasih sayang dan bimbingan.

“Pendidikan adalah investasi jangka panjang. Dan investasi terbaik adalah saat kita berani menanam di tempat yang dulu dianggap tak mungkin tumbuh. Tiga desa ini—Mataramilir, Buminabung Ilir, dan Mataramudik hari ini menunjukkan bahwa dengan kolaborasi dan tekad, pendidikan berkualitas bisa hadir di mana saja. Saya titip kepada kepala sekolah dan guru, jadikan program ini bukan sekadar rutinitas, tapi ruang tumbuh. Dukung anak-anak kita untuk tidak hanya menjadi pintar, tapi juga bahagia belajar,” harapnya.

Hadir dalam launching tersebut, perwakilan The HEAD Foundation, PT Enuma Edukasi Indonesia, Camat Buminabung Dahrif Ansori, kepala sekolah dan para guru. (rid)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *