BNN Kota Metro Tes Urine Puluhan ASN Kecamatan Punggur

Radarlamteng.com, PUNGGUR- Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Metro melakukan Tes Urine terhadap puluhan Aparatur Sipil Negara (ASN) Kecamatan Punggur, Lampung Tengah (Lamteng). Rabu (11/12/2024).

Hal itu dilakukan dalam rangka melaksanakan kegiatan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN).

“Sebagai mana di amanahkan melalui Intruksi Presiden nomor 2 tahun 2020 tentang rencana aksi nasional P4GN untuk 73 Kementrian dan Lembaga, 514 Pemerintah Kabupaten/Kota dan 34 Pemerintah Provinsi diwajibkan untuk melaksankan program P4GN,” ujar Ari Kurniawan, S. Si. MA selaku Penyuluh Narkoba Ahli Muda BNN Kota Metro.

Dimana, dalam penyeber luasan informasi P4GN tersebut diantaranya yakni penyuluhan bahahaya narkoba, pengambilan sample urine, deteksi dini melalui tes urine bagi ASN dan penerbitan regulasi.

“Dan untuk Lampung Tengah selain sesuai amanat inpres juga Lampung Tengah termasuk salah daerah di Provinsi Lampung yang sudah memiliki Peraturan Daerah nomor 7 tahun 2021 tentang fasilitasi pelaksnaan P4GN di wilayah Kabuaten Lampung Tengah,” ungkapnya.

“Jadi, kegiatan kita pada siang ini yang menyisir 10 OPD di wilayah Pemkab Lamteng sudah kita laksanakan dari minggu lalu. Jadi Kecamatan Punggur ini adalah yang terakhir. Nanti pelaporan pelaksanaan ini akan kami laporkan melalui sistem informasi monitoring dan evaluasi inpres 2 tahun 2020 yang akan kita laporkan akhir Desember 2024 sampai dengan minggu pertama di Januari 2025,” tambahnya.

Pihaknya berharap, pelaksanaan P4GN nantinya dapat terus berlanjut di tahun-tahun berikutnya. Karena lanjut dia, bahwa sudah menjadi tugas bagi seluruh ASN untuk menjadi contoh suri tauladan bagi masyarakat yang bersih narkoba.

“Karena tujuan kita bagaimana bisa menciptakan Indonesia bersih narkoba kalau Lampung tidak bersih narkoba bagaimana bisa kita menciptakan Lampung bersih narkoba bila ada Kabupaten/kota yang tidak bersih narkoba. Jadi gerbongnya hari ini adalah berada dalam gerbong pencegahan. Karena mencegah lebih baik daripada mnegobati,” pungkasnya.(ndo/rid).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *