Radarlamteng.com, TERBANGGIBESAR – Fadillah Maulidia, alumni Madrasah Aliyah Negeri 1 Lampung Tengah atau yang lebih dikenal dengan sebutan MAN Poncowati secara resmi menyandang profesi sebagai dokter.
Ya, dr. Fadillah Maulidia telah diambil sumpah bersama 65 dokter lainnya di GSG Unila, Rabu 21 Maret 2024.
Dara kelahiran Bandarlampung, 7 Juni 2000 ini merupakan putri kedua pasangan Ngatijo atau akrab disapa Dodo Aulia dan Herlina. Kedua orang tua dr. Fadillah kini tinggal di Bandarjaya, Lampung Tengah.
Riwayat pendidikan dr. Fadillah Maulidia diawali di TK Aisyiyah Bustanul Athfal Bandarjaya. Lalu mengenyam pendidikan dasar di SD Terpadu Insan Kamil Bandarjaya.
Lalu melanjutkan pendidikan di SMPN 1 Terbanggibesar dan masuk kelas akselerasi sehingga cukup 2 tahun ia lulus. Begitu juga di tingkat menengah atas, yakni di MAN 1 Lampung Tengah, dr. Fadillah Maulidia juga masuk sebagai siswa kelas akselerasi yang cukup 2 tahun merampungkan pendidikan di tingkatan tersebut.
Dodo Aulia merasa bangga dan bersyukur melihat keberhasilan putrinya.
”Sebagai orang tua, saya mengucapkan rasa syukur kehadirat Allah SWT dan merasa bangga bisa melihat keberhasilan anak saya yang telah menyelesaikan kuliahnya di FK Unila sejak 2016,” katanya.
Menempuh pendidikan di Fakultas Kedokteran, kata Dodo Aulia, adalah pilihan putrinya semasa kecil.
”Alhamdulillah, cita-citanya dapat terwujud. Ini juga cita-cita saya semasa belum berkeluarga dulu. Saat itu, saya sakit dan gaji sebulan habis hanya buat berobat. Dalam hati saya berjanji, anak saya harus jadi dokter biar bisa bantu masyarakat yang membutuhkan. Alhamdulillah hari ini terbukti disumpah jadi dokter bersama 65 rekan dokter lainnya,” ungkap Station Manager Radio Pemda Lamteng ini.
Melihat keberhasilan putri pertamanya Ayu Aulia Annisa, S.Kep. dan putri keduanya, dr. Fadillah Maulidia, Dodo Aulia berharap semoga ilmu yang didapat bisa bermanfaat dan barokah. ”Bisa membantu masyarakat,” tutur Dodo yang semasa Bupati Lamteng Mustafa dan Bupati Lamteng Loekman Djoyosoemarto mengawal setiap kegiatan sebagai fotografer.
Sementara dr. Fadillah Maulidia mengucapkan terima kasih kepada kedua orang tuanya yang telah men-support proses pendidikan kuliah di Fakultas Kedokteran Unila.
”Saya juga mengucapkan terima kasih kepada dokter dosen pengajar selama preklinik hingga koas. Harapannya, ilmu yang saya dapatkan dapat bermanfaat dan barokah serta bisa mengabdi di masyarakat dalam hal kesehatan,” ungkapnya.
Diketahui, Fakultas Kedokteran Universitas Lampung (FK Unila) menggelar Sumpah Dokter Periode I Tahun 2024. Dokter yang diambil sumpah sebanyak 66 orang. Salah satunya adalah dr. Fadillah Maulidia.
Dekan FK Unila Dr. dr. Evi Kurniawaty, S.Ked.,M.Sc. mengucapkan selamat kepada 66 dokter yang telah diambil sumpah.
“Selamat saya ucapkan kepada 66 dokter yang telah disumpah. Kalian harus bisa bertanggung jawab dengan gelar yang disandang. Sejauh ini, FK Unila telah mencetak 1.851 dokter yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia,” katanya usai memimpin prosesi Sumpah Dokter.
Sementara Rektor Unila Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A., I.P.M., ASEAN. Eng. menyampaikan apresiasi serta ucapan selamat kepada para dokter baru dan orang tua atas prestasi yang telah diraih.
”Selamat kepada para dokter baru atas ketekunan, kesabaran, dan kerja kerasnya. Selamat juga kepada kedua orang tua yang telah mendidik putra-putrinya sehingga berhasil menyelesaikan program pendidikan dokter dengan hasil memuaskan,” kata Prof. Lusmeilia.
Prof. Lusmeilia berpesan agar para dokter baru dapat mengaplikasikan ilmu dan keterampilan yang telah diperoleh selama kuliah serta koas praktik di rumah sakit dengan profesional dan bermoral.
“Saya yakin, ilmu dan keterampilan yang diperoleh secara sungguh-sungguh akan menjadi bekal kompetensi profesional dan moral yang sangat bermanfaat dalam menghadapi tantangan dunia dan membangun nama baik Unila,” ungkapnya. (rnn/rid)

