Radarlamteng.com, GUNUNGSUGIH –
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Lampung Tengah siap untuk meningkatkan jumlah zakat dan infaq ditahun 2024. Dari perolehan zakat tahun 2023 sejumlah Rp 2.945.559.072,- dan infaq sejumlah Rp 5.056.485.579. Sesuai Rencana Kerja dan Tahun Anggaran (RKAT) tahun 2024 ditargetkan zakat dan infaq dapat mencapai Rp 10 Miliar.
Hal ini disampaikan Ketua BAZNAS Lamteng Drs.Bustami,MT usai melakukan rapat koordinasi (rakor) dengan Pemkab Lamteng pada Selasa (5/3/2024) di Aula Siger Lantai IV, Gunung Sugih.
Dikatakannya total jumlah zakat terkumpul dari 1.400 Muzaki dan Infaq dari 6.700 Munfih. Adapun alokasi zakat dan infaq dipergunakan di tasyarufkan (didistribusikan) pada program dakwah 207, lalu 252 ekonomi, 48 untuk pendidikan dan 127 alokasi kesehatan serta 3.626 untuk program kemanusiaan.
Bustami mengucapkan Terima kasih kepada seluruh jajaran ASN di lingkup Pemkab Lamteng yang telah menyalurkan zakat melalui Baznas. Dirinya juga mengucapkan selamat kepada Bupati Lamteng Hi.Musa Ahmad yang telah mendapatkan penganugrahan acara Baznas Award 2024 di Jakarta sebagai Kepala Daerah Pendukung Pengelolaan Zakat Terbaik yang diserahkan oleh ketua Baznas Pusat di Jakarta pada 29 Februari lalu.
“Baznas Lamteng akan terus meningkatkan pengumpulan zakat dan infaq dan menyalurkan kepada kaum yang sangat membutuhkan,” ujarnya.
Sesuai tupoksinya, lanjutnya Baznas Lamteng ialah membantu Pemkab dalam mengurangi garis Kemiskinan di Lampung Tengah.
Bupati Musa Ahmad juga menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang baik antara Baznas dan Pemkab Lamteng dalam rangka pengelolaan Zakat, infaq dan Sodaqoh untuk masyarakat yang membutuhkan di Lampung Tengah.
” Kepada OPD kami berpesan untuk lebih memaksimalkan pengumpulan zakat yang ada di masing masing dinas, sehingga manfaatnya bisa lebih dirasakan,” urainya.(rls/sci/rid)
