Segera Launching, Bikin Paspor Bisa di MPP Lamteng

Radarlamteng.com, GUNUNGSUGIH – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Tengah (Lamteng) semakin konsen dalam meningkatkan pelayanan publik untuk masyarakat. Hal tersebut dibuktikan dengan adanya pelayanan paspor di Lamteng.

Pelayanan yang baru pertama kalinya ada sejak Kabupaten Lamteng berdiri ini rencananya akan di Launching pada Rabu, 25 Oktober 2023 besok di Mal Pelayanan Publik (MPP) Lampung Tengah.

Plt Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Lamteng, Imam Fatkuroji mengatakan saat ini MPP Lamteng sudah memiliki 18 Instansi Vertikal seperti Layanan Taspen, PT. POS, BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, Bank Lampung, Bank Rajasa, Kemenag, ATR/BPN, BNN. Selain itu juga Layanan Perizinan dan Non Perizinan, Disdukcapil, dan pelayanan lainnya.

“Saat ini ditambah dengan Layanan Paspor dari Kantor Imigrasi. Layanan Paspor ini merupakan kerjsama antara MPP Lampung Tengah dengan Kantor Imigrasi Kelas I TPI Bandar Lampung” ujarnya.

Imam menjelaskan layanan Paspor ini juga merupakan harapan masyarakat Lamteng yang sangat ditunggu-tunggu. Sebab, banyaknya jamaah haji dan umroh serta pekerja migran yang berasal dari Lamteng.

Selain itu juga, Lanjut Imam, Lamteng merupakan pusat industri sekala nasional. Sehingga layanan Paspor ini juga diharapkan bisa melayani Kabupaten sekitar seperti Kota Metro, Lampung Timur, Tulang Bawang, dan kabupten lainnya.

“Pelayanan Publik di Lampung Tengah terus mengalami perbaikan dan inovasi. Terakhir diraih Award Kabupaten Terbaik Nasional dalam memberikan pelayanan perizinan menggunakan SICANTIK CLOUD dari Kementerian Kominfo RI yang diterima langsung oleh Bupati Lampung Tengah Bapak Musa Ahmad,” bebernya.

Pihaknya menambahkan, DPMPTSP Lamteng juga masuk peringkat 16 Nasional dari 415 Kabupaten Seluruh Indonesia menurut Penilaian Kementerian Investasi/BKPM RI, serta Kategori A penilaian Pelayanan Publik dari Kemenpan RB.

“Saat ini investasi di Lampung Tengah tertinggi di Provinsi Lampung, tercatat lebih dari Rp1,6 triliun,” ungkapnya. (rls/tka/rid)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *