SMAN 1 Seputih Mataram Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW

Radarlamteng.com SEPUTIHMATARAM – SMAN 1 Seputih Mataram, Kecamatan Seputih Mataram, Lampung Tengah memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus peringati hari Santri Nasional.

Kegiatan tersebut bertempat di gedung serba guna (GSG) sekolah setempat, Sabtu (21/10/2023), yang diikuti kepala sekolah, dewan guru, dan staf tata usaha, serta seluruh siswa kelas X, XI, dan kelas XII.

Sebelum puncak acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, sekolah setempat mengadakan kegiatan lomba yakni lomba Hafidz Jus 30, dan lomba Da’i Daiyah. Selain itu, kegiatan keagamaan lain seperti siswa agama Hindu, Khatolik, dan Kristiani juga melaksanakan kegiatan keagamaan secara bersamaan. Adapun, kegiatan ini juga menghadirkan Kyai H.Muhtarom selaku penceramah.

Kepala SMAN 1 Seputih Mataram Hj.Nurlina, S.Pd,.M.M.Pd dalam sambutannya menyampaikan beberapa poin penting yakni rasa syukur atas nikmat sehat, sehingga keluarga besar SMAN 1 Seputih Mataram dapat memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.

Dikatakannya, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tidak hanya sekedar rutinitas, tapi bekal keilmuan, pencerahan, dan hikmah yang disampaikan oleh penceramah perlu dibaca, dipahami, dan dilaksanakan agar terjadi perubahan akhlak yang lebih baik.

“Saya berharap kalian semua mendapat ilmu agama yang baik untuk bekal ilmu pada jenjang pendidikan yang lebih tinggi, memperoleh prestasi akademik dan non akademik serta akhlak dan etika yang baik, dan tidak ada perundungan di sekolah ini,” tegas Nurlina.

Adapun, penceramah Kyai H.Muhtarom menyampaikan tausiyah yang sangat penting antara lain adab dan akhlak sangat dibutuhkan karena kita tidak hidup sendiri, tapi bersama dengan manusia yang lainnya.

Selain itu, syariat agama mempunyai 2 dimensi, yaitu dimensi vertikal dan dimensi horisontal. Dimensi vertikal yakni hubungan hamba dengan Allah SWT, sedangkan dimensi horisontal adalah hubungan manusia dengan manusia yang lainnya.

“Untuk dimensi horisontal, penuh dengan materi adab dan akhlak, salah satu ciri orang Islam adalah tidak mengganggu orang lain baik dengan lisan dan tangannya, adab dan akhlak diperlukan karena kita tidak sendiri, tapi karena ada bantuan orang lain. Mudah-mudahan ceramah singkat ini dapat menjadikan kalian semua berubah menuju adab dan akhlak yang lebih baik lagi,” ungkapnya. (bil)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *