Pencanangan Kabupaten Literasi, Perpusnas Dukung Pendirian 1000 TBM di Lamteng

Radarlamteng.com, GUNUNGSUGIH – Bupati Lampung Tengah Musa Ahmad menghadiri acara pencanangan Kabupaten Lampung Tengah sebagai Kabupaten Literasi dan Peresmian 1000 taman bacaan masyarakat (TBM) berbasis inklusi sosial budidaya cacing dan sosialisasi Duta Baca Tahun 2023.

Kegiatan bertempat di Sesat Agung Nuwo Balak, Senin 25 Juli 2023.

Dalam kesempatan tersebut hadir Kepala Pusat Pengembangan Perpustakaan Umum dan Khusus Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, Dra. Nani Suryani, M.Si.

Lalu jajaran forkopimda, perwakilan Kepala Dinas Perpustakaan Provinsi Lampung, Ketua TP. PKK, pimpinan BUMD, Ketua GOW, camat, Bunda Literasi Kecamatan serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya Bunda Literasi Lampung Tengah Mardiana Musa Ahmad mengatakan dalam rangka mewujudkan literasi untuk kesejahteraan memiliki program inovasi gerakan serentak.

Yakni seribu Taman Bacaan Masyarakat. Merupakan sebuah lembaga yang menyediakan bahan bacaan yang dibutuhkan oleh masyarakat sebagai tempat penyelenggaraan, pembinaan kemampuan membaca dan belajar.

Selain itu terdapat pula program Budidaya Cacing yang bekerja sama dengan FKWT Berjaya se Lampung Tengah.

Bupati Lampung Tengah Musa Ahmad dalam sambutannya mengapresiasi langkah dan terobosan yang dilakukan oleh Bunda Literasi Kabupaten dalam memajukan dan mencerdaskan anak bangsa yakni dengan mendirikan 1000 TBM.

“Mengingat, mencerdaskan anak bangsa ialah tugas dari pemerintah,” katanya.

Selain didukung oleh kabupaten, Bupati meminta pihak kecamatan dan kampung harus mensupport dengan menjalankan program tersebut dengan baik.

“Sehingga generasi muda memiliki kecakapan hidup. Agar mampu bersaing dan bersanding untuk mencerdaskan, mensejahterakan dan meningkatkan perekonomian keluarga,” kata bupati.

Sementara itu, Kepala Pusat Pengembangan Perpustakaan Umum dan Khusus Perpustakaan Nasional Dra. Nani Suryani,M.Si yang mewakili Kepala Perpustakaan Nasional (Perpusnas) RI sangat mendukung program yang dilakukan oleh Pemkab Lampung Tengah dan Bunda Literasi Lampung Tengah.

Menurut Nani, pustaka merupakan rumah bagi setiap orang yang memiliki cita-cita dan keinginan kuat dalam membawa perubahan kedalam kehidupannya.

“Karena pustaka ataupun TBM merupakan gerbang ilmu pengetahuan dan Lampung Tengah telah memulainya,” ucapnya.

Menurut dia, Lampung Tengah juga memiliki banyak potensi yang bisa dikembangkan guna kesejahteraan masyarakatnya. Pihaknya akan mensupport apa yang menjadi program baik yang dilakukan oleh Pemkab Lampung Tengah.

Sedangkan, Plt. Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Lamteng, Marwin Bastari, S.Sos., menjelaskan kegiatan ini dimaksudkan untuk mendukung Program Inovasi Bunda Literasi Kabupaten Lampung Tengah.

Adalah Gerakan Serentak Seribu TBM Berbasis Inklusi Sosial Budidaya Cacing (GERTAK SERTA BIS BUDI).

Pembentukan TBM Berbasis Inklusi Budidaya Cacing ini dibentuk di setiap kampung, dan masing-masing kampung membentuk 3 TBM. Sehingga terbentuk 1000 TBM Berbasis Inklusi Cacing di Kabupaten Lampung Tengah.

“Gerakan ini bekerja sama dengan Forum Kelompok Wanita Tani (FKWT) Berjaya yang ada di Kabupaten Lampung Tengah,” katanya.

Tujuan program ini adalah membangun dan meningkatkan minat baca masyarakat, sehingga tercipta masyarakat Kabupaten Lampung Tengah yang cerdas, dan mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Lalu menjadi wadah belajar bersama tentang budidaya cacing tanah dan pemanfaatannya serta meningkatkan pemberdayaan keluarga/masyarakat dan pendapatan tambahan melalui usaha budidaya cacing tanah.

Pada kegiatan tersebut juga diadakan 6 cabang perlombaan. Yakni lomba stand TBM, lomba video dan foto budidaya cacing, lomba menggambar tingkat SD, lomba melukis tingkat SMP, dan lomba menulis essay bagi guru SMP. (rls/rid)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *