GPAI Lampung Tengah Kunjungi Kemenag RI

Radarlamteng.com, Jakarta – Sebanyak 100 Guru Pendidikan Agama Islam (GPAI) Lampung Tengah (Lamteng) mengadakan kunjungan ke Kementerian Agama (Kemenag) RI di Jakarta pada (30/01/2023).

Diterima langsung oleh Direktur Dirjend Kemenag RI Drs.H.Amrullah,M.SiGPAI mendapatkan kesempatan berbincang langsung dengan Direktur dan juga kepala Subdit TK, SD, SMP dan Perguruan Tinggi

Kepala rombongan GPAI Lamteng Dr. Warisno menyampaikan tujuan kedatangan para GPAI terdiri dari perwakilan GPAI tingkat SD, SMP, SMA dan SMK Lamteng.

Warisno menyampaiakan sejatinya ada 100 guru PAI, sedang mengadakan studi wisata di beberapa tempat. Tapi karena sesuai protokol diizinkan sejumlah 25 guru untuk diterima.

“Salah satu agenda studi wisata GPAI Lamteng adalah silaturahmi ke Kemenag RI untuk menyampaikan beberapa hal antara lain, tupoksi pengawas maupun guru, rekrutmen dalam PPG yang menumpuk antrian, dan terkait kepenulisan karya tulis ilmiah bagi guru untuk meningkatkan karir,” paparnya.

Pada kesempatan itu penyampaian operator Siaga dan Emis Kemenag Lamteng Agus, menyampaikan bahwa masih sedikit guru PAI yang melakukan pelengkap data administrasi melalui aplikasi Emis, serta guru TK belum dapat masuk ke data Emis karena masih terdata sebagai guru kelas.

Dilanjutkan Mira Agustina, banyak GPAI yang telah mengikuti tes pengawas namun belum mendapatkan panggilan mengikuti diklat calon pengawas.

Kemudian Tri Hanifah mewakili GPAI tingkat jenjang SMA dan perwakilan Guru PAI SMK Abdullah, mengutarakan bahwa pada Kemendikbud memiliki program seperti guru penggerak yang menjadi tiket tanpa seleksi untuk menjadi kepala sekolah.

“Bagaimana konsep dari Kemenag seperti adanya program pengembangan kompetensi berkelanjutan. Bagaimana juga karir yang diprogramkan untuk pelatih provinsi maupun pelatih daerah. Selain itu juga bagaimana literasi ilmiah dapat menjadi lecutan untuk guru dalam pengembangan kompetensi,” urainya.

Tati Sumiati mewakili guru jenjang SMP menambahkan dan mempertanyakan tentang nasib guru honor tentang sertifikasi maupun impassing.

Sementara itu, Drs. H. Amrullah, M.Si. menyampaikan empat hal yang perlu diperhatikan oleh GPAI antara lain, senantiasa meningkatkan Kompetensi. Lalu bekerja secara profesional dan berkualifikasi yang sesuai. Tidak hanya itu, upaya meningkatkan karir dan kualitas diri serta kesejahteraan.

Dipandu moderator Kasubdit TK/RA Laelis, dialog dengan direktur Kemenag RI berjalan interaktif
Beberapa GPAI lainnya juga menyampaikan beberapa pertanyaan yang berkembang dalam dialog hangat dan terbuka. Dan mendapatkan tanggapan dari para Kasubdit yang hadir. Kegiatan ditutup dengan penyampaian
karya buku GPAI dan cinderamata.

Warisno menyerahkan kepada Direktur berupa karya buku pribadinya yang berjudul, strategi manajemen mutu pendidikan berbasis akhlak.

Kemudian Tri Hanifah selain buku karya pribadinya juga menyerahkan karya buku siswa-siswi SMAN 1 Trimurjo yang telah didampingi olehnya dan terbit pada masa pandemi Covid-19, tahun 2021.(rls/sci/rid)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *