Radarlamteng.com, SEPUTIHRAMAN – Gropyokan hama tikus yang dilakukan secara serentak di 14 kampung di Kecamatan Seputihraman, Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng) telah dilaksanakan Kamis (20/1). Alhasil, sebanyak 10.203 ekor hama tikus berhasil ditangkap dan diberantas.
Kegiatan massal sebagai langkah awal musim tanam padi tahun 2022 ini, melibatkan 1.860 orang petani setempat.
“Kegiatan massal ini, dilaksanakan secara serentak di masing-masing hamparan lahan pertanian di Kecamatan Seputihraman.
Selain petani setempat, kami dan forum pimpinan kecamatan Seputihraman, seperti jajaran Polsek, Koramil, UPTD pertanian dan pengairan serta gabungan kelompok tani, juga terjun langsung ke lokasi,” kata Camat Seputihraman I Made Suryana.
Lanjutnya, kegiatan yang dilaksanakan mulai pukul 08.00 WIB hingga pukul 12.00 WIB tersebut, hama tikus paling banyak didapati di Kampung Rejo Asri sebanyak 3.286 ekor, Kampung Rama Dewa sebanyak 1.238 ekor dan Kampung Rukti Endah sejumlah 1.176 ekor hama tikus.
Sedangkan, Kampung yang paling sedikit perolehan nya yakni Kampung Buyut Baru yakni 22 ekor hama tikus.
Untuk diketahui, momentum musim tanam padi tahun 2022 ini, ditangkap oleh Pemerintahan Kecamatan Seputihraman, dengan gerakan serentak menanam padi pada musim rendeng (musim tanam 1).
Awal musim tanam tahun ini, pihaknya mulai dengan mengantisipasi hama tikus, sejak dini. Hal ini penting sekali dilakukan, karena serangan hama tikus menjadi momok petani saat musim tanam padi.
Data yang dipaparkan, tercatat luas areal lahan persawahan di Kecamatan Seputihraman sekitar 7.400 hektar lebih dan lahan darat sekitar 1.800 hektar. (gde)

