Radarlamteng.com, LAMPUNG TENGAH -Prestasi besar ditorehkan oleh Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan. Terbukti, saat tahun 2017-2018, dirinya sempat dibully, akhirnya tahun 2021, mampu membuktikan prestasi dengan menekan angka defisit tinggal 4 miliar dollar.
“Tahun ini (2022) kita pasti surplus,” ujar Luhut Binsar Panjaitan. Hal tersebut disampaikannya secara lugas, saat digelar zoom meeting antara Kementerian Maritim dan Investasi Republik Indonesia dengan group media WSM (wahana semesta media) Senin (10/1). Acara yang dipandu langsung oleh Dahlan Iskan, selaku Komisaris Utama WSM.
Apa langkah strategisnya? Menko Luhut saat itu berpikir, Yang mau membantu kita ini siapa?
Sehingga, langkah awalnya yakni dengan melakukan hilirisasi ekonomi, seperti nikel misalnya. Yakni dengan hanya melakukan ekspor besi dan baja.
“Langkah tersebut berhasil nyata, sehingga yang tadinya pertumbuhan ekonomi sebanyak 75 persen hanya di Jawa dan Sumatera. Pada akhirnya, dapat berimbang dengan Indonesia Timur,” terangnya.
Bahkan, paparnya, Provinsi seperti Sulawesi Tengah, contohnya, mampu melakukan pertumbuhan ekonomi ditengah pandemi.
“Hal tersebut juga mampu membantu stabilitas nilai tukar dolar di dalam negeri, 9.980. Angka ini juga sudah kita sampaikan ke Bapak Presiden Joko Widodo,” ujarnya.
Pada bidang lainnya, khususnya medis, pihaknya akan menjadikan kota kota besar di Indonesia sebagai tempat tujuan wisata medis. Seperti Jakarta, Medan, Bali, Palu, Palembang dan lainnya, sebagai pusat wisata medis.
“Seperti kita ketahui, saat ini ada 2.465 rumah sakit di Indonesia. Sedangkan, data yang tercatat, sebanyak 60 persen turis medis di negara Singapura, berasal dari Indonesia,” paparnya.
Artinya, banyak warga negara Indonesia, ketika sakit, berobat ke luar negeri.
“Kita berupaya untuk mencegah orang berobat ke luar negeri. Caranya dengan mendirikan rumah sakit dan meningkatkan pelayanan medis, khususnya warga kota tersebut. Dokter asing yang bertugas di rumah sakit, nantinya akan didampingi oleh dokter lokal sehingga disana akan terjadi transfer pengetahuan. Hal tersebut, seperti yang sedang kita persiapkan Bali International Hospital di Sanur, Bali. Luas lahan sekitar 41 hektar yang terdiri dari 280 kamar,” jelasnya.
Menko Luhut juga mengajak, kita semua untuk fokus menjadi negara terbaik di dunia. Pada acara tersebut, disampaikan juga oleh Dahlan Iskan, sebagai momentum Pra Launching Disway Nasional Network (DNN) yang akan melakukan kegiatan serupa dengan beberapa tokoh lainnya.
“Saya berharap, group media seperti Pak Dahlan, kedepannya mampu menyebarluaskan informasi tentang pembangunan dan kemajuan Indonesia. Mari kita bersatu padu, membawa Indonesia maju ke depan. Seperti saya bekerja, dibantu oleh tenaga tenaga muda ahli untuk mewujudkan keberhasilan ini,” tandas Menko Luhut, saat Webinar didamping 2 Deputi nya. (Gde)
