LPA Lampung Tengah, Berikan Materi Isu Perlindungan Anak di Acara Baitul Arqam  Kalirejo

Radarlamteng.com, KALIREJO – Salah satu agenda yang dilaksanakan oleh Aisyiah adalah Baitul Arqam, yang merupakan bentuk pembinaan kapada anggotanya. Demikian juga yang dilakukan oleh PC Aisyiyah Kalirejo, pada Kamis (23/12/2021).
Kegiatan Baitul Arqam tersebut, diikuti oleh seluruh guru TK ABA dan SD Muhammadiyah yang ada di Kecamatan Kalirejo, Padangratu dan Pubian. Dan kegiatan tersebut dipusatkan di SMA Muhammadiyah Kalirejo.

Demikian seperti yang disampaikan oleh Ketua PC Aisyiah Kalirejo, Dra. Hj. Zulyana Samba.

“ Untuk Baitul Arqom tahun ini ada yang berbeda, karena kami menghadirkan Ketua Lembaga Perlindungan Anak Kabupaten Lampung Tengah, sebagai salah seorang Nara Sumber, agar supaya para guru TK ABA dan Guru SD Muhammadiyah menjadi paham dan mengerti, terkait kenakalan anak-anak hari ini, serta bagaimana solusi untuk bisa menekan kenakalan anak-anak hari ini,” kata Zulyana.

Ketua LPA Lampung Tengah, Eko Yuono, S.Pd. dalam materinya, mengajak seluruh peserta Baitul Arqom untuk dapat membantu memutus mata rantai kejahatan sexual yang korbanya anak-anak.

Ditegaskan oleh Eko bahwa saat ini Lampung Tengah merupakan wilayah darurat kejahatan sexual. Menururnya, satu satunya cara untuk bisa memutus mata rantai kejahatan sexual, yaitu dengan memberikan pemahaman terkait pelajaran sexual mulai anak usia dini.

Eko juga menyampaikan bahwa untuk tahun 2021 ini, LPA telah mencatat ada 118 korban kejahatan sexual, dan 75 persennya pelakunya adalah orang terdekat mulai dari ayah kandung, ayah tiri, paman, kakek kandung dan tiri pacarnya sendiri.

“Dari sekian korban yang mengalami kejahatan sexual tersebut, baik cabul, pemerkosaan sampai persetubuhan, para korban sama sekali belum pernah mendapatkan pelajaran sexual dari orang tua maupun dari sekolah. Mereka belajar sendiri melalui medsos dan lalu praktek sendiri dengan pacarnya, ini benar-benar memprihatinkan, bahkan ada juga anak-anak yang sampai ikut menghilangkan nyawa orang lain,” ungkap Eko. (den)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *