Radarlamteng.com, TERBANGGIBESAR – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Lampung Tengah (Lamteng) di tahun 2022 siap menggulirkan program Rumah Sehat, yang ditujukan untuk memberi manfaat umat dan seluruh lapisan masyarakat. 

Sebelumnya, Baznas Lamteng juga melaunching Baznas Microfinance Desa (BMD) dan Warung Mitra Baznas (WMB) yang dihadiri oleh Komisioner Baznas Republik Indonesia Ir. Hi. Muhammad Nadratuzzaman Hosen dan Bupati Lamteng H.Musa Ahmad di RM Prambanan Yukumjaya, Kecamatan Terbanggibesar Selasa (14/12/2021) lalu.

Ketua Baznas Lamteng Drs.H Bustami pada saat acara Lauuncing BMD dan WMB, menyampaikan program ini sebagai upaya Baznas membantu Pemerintah Daerah Lamteng dalam mengentaskan kemiskinan yang ada, sehingga peran Baznas langsung dirasakan oleh mustahik.

 “ Program Baznas Lamteng merupakan sinergitas yang dibangun bersama Pemerintah Daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” urainya.
Langkah kerja Baznas Lamteng ini diapresiasi Muhammad Nadratuzzaman Hosen yang menegaskan siap mensupport Baznas Lamteng dalam merealisasikan ragam program kerja. 

Hal ini senada dengan yang disampaikan Bupati Lamteng H.Musa Ahmad, diharapkan peluncuran BMD dan WMB akan berkesinambungan dan dapat membantu mengentaskan kemiskinan sehingga terus dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat di Lampung Tengah. “Tentunya ini langkah terbaik untuk bersama Pemerintah Daerah meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” terangnya.

Sementara itu, Ketua I Baznas Lamteng Bidang Pengumpulan Ikhlas Transada, S.Pd mengutarakan rancangan program yang siap dijalankan ditahun 2022 yakni Rumah Sehat Baznas. Berdasarkan usulan yang sudah diajukan kepada Pemda Lamteng lokasi Rumah Sehat akan dipusatkan di Terminal Betan Subing Terbanggibesar dengan luas lahan 2 Hektar.

“Rumah Sehat Baznas akan dilengkapi fasilitas tenaga kesehatan dari dokter, perawat serta alat kesehatan penunjang. Selama dua tahun masyarakat bisa mendapatkan pelayanan kesehatan tanpa kasir atau gratis,” bebernya Rabu (15/12).

Disamping bidang kesehatan, Baznas Lamteng juga responsif dalam pengembangan bidang ekonomi produktif. Selama tahun 2021 melalui program ZMart telah memberikan suplai produk ke 50 warung ditahap pertama dan tahap kedua sejumlah 30 warung. Ditahun 2022, untuk kuota warung yang  disuplay akan ditingkatkan menjadi 100 warung.

Sebagai pengembangan usaha akan diadakan pengelolaan berupa Zchicken yakni dengan membuka minimal 50 outlet makanan siap saji ayam goreng kripsy kaki lima.
Kemudian sektor pertanian akan membuka balai ternak sapi dengan penggemukan sapi, dimana satu petani dibantu 2 ekor sapi.

Baznas Lamteng dalam pengumpulan dana Zakat bersumber dari 11 ribu Aparatur Sipil Negeri (ASN) Lamteng melalui zakat mall. Kedepan selain ASN akan menyisir di perusahaan – perusahaan yang ada di Lamteng.

Terkait Pengumpulan Zakat, kata Ikhlas saat ini sudah dibentuk Unit Pengumpul Zakat (UPZ) dikecamatan. Upaya lain yang akan dilakukan nanti berupa pengajuan kerjasama dengan perusahaan waralaba Alfamart untuk penempatan kotak infak Baznas disetiap toko Alfamart dan Suplay produk Alfamart ke warung Baznas. Kemudian Zchiken juga bisa ditempatkan disetiap toko Alfamart.

Pengembangan program lain adalah Zakat Comunity Development atau Kampung Zakat. Masyarakat dibawah 20 ribu perhari akan diberi bantuan modal untuk sarana produksi tani serta bibit. ” Ragam program Baznas Lamteng yang digulirkan diharapkan nantinya setiap Mustahil akan menjadi Muzaki,” ujar Ikhlas. (sci/rid)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *