Alami Kelumpuhan Total, Bocah 5 Tahun di  Trimurjo Harapkan Perhatian Pemerintah

Radarlamteng.com, TRIMURJO – Malang, begitulah nasib yang di alami oleh Afifah Humaira, warga Dusun II, Kampung Liman Benawi, Kecamatan Trimurjo, Lampung Tengah (Lamteng). Pasalnya, buah hati dari pasangan suami istri (pasutri) Suherman dan Susanah ini mengalami kelumpuhan total sejak empat tahun yang lalu dan sangat membutuhkan perhatian dari pemerintah setempat.

Bocah berusia 5 tahun ini mengalami kelumpuhan total dibagian tubuh serta kelumpuhan di bagian otak. Anak kedua dari dua bersaudara ini hanya bisa terbaring tak berdaya di tempat tidur.

Menurut Risky sang paman, Afifah mengalami kelumpuhan sejak usia 10 bulan, dan selama ini hanya mengandalkan pengobatan tradisonal dikarenakan terbentur biaya pengobatan untuk sang buah hati tersebut.

“Untuk saat ini, orang tuanya masih kebingungan soal biaya, sebab dari rumah sakit menganjurkan untuk melakukan pisiotrafi seminggu dua kali, tapi bapak nya ini tidak bisa berbuat apa-apa karena beliau ini hanya bekerja sebagai pencari rongsok keliling dan tidak memiliki biaya,” ungkapnya.

Bahkan, lanjut Risky, dirinya sudah berupaya untuk mencari solusi kepada pihak-pihak terkait agar keponakannya bisa mendapat perhatian serta bantuan dari pemerintah setempat.

“Kemarin saya juga sempat menghubungi pak anggota dewan, namun beliau menyarankan untuk membuat BPJS mandiri, tetapi orang tuanya tidak sanggup dikarenakan tidak memiliki biaya,” tambahnya.

Dirinya berharap pemerintah maupun pihak terkait dapat segera menindak lanjuti dan memberi bantuan untuk pengobatan sang bocah. Sebab, menurut dia selama ini belum pernah ada bantuan dari pemerintah baik kampung, kecamatan maupun pemerintah daerah yang datang didalam membantu sang keponakan.

“Selama keponakan saya ini sakit belum pernah tersentuh oleh pemerintah. Jadi, saya mewakili keluarga besar berharap ada bantuan dalam meringankan beban keluarga yang kehidupannya ini memang sangat-sangat memprihatinkan,” pungkasnya.(cw29/rid)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *