Radarlamteng.com, PUTRARUMBIA – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Lampung Tengah, Syarif Kusen ingin peringatan HUT Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dan Hari Guru Nasional (HGN) yang jatuh setiap tanggal 25 November diperingati oleh seluruh pengurus di tingkat kecamatan.
“Saya berbangga hati dengan Kecamatan Putrarumbia karena telah memperingati HUT PGRI dan HGN. Ini seyogyanya dilakukan setiap kecamatan. Karena apa, kegiatan seperti ini adalah punya kita untuk kita,” kata Kusen saat hadir pada peringatan HUT PGRI ke 76 dan HGN tahun 2021 di SMK Baskara Sahad Kecamatan Putrarumbia, Kamis (25/11/2021).
Menurut dia, setelah diperingati oleh setiap kecamatan, dilanjutkan dengan peringatan di tingkat Kabupaten Lampung Tengah. “Kalau untuk tingkat kabupaten selalu diperingati setiap tahun. Untuk tahun ini akan diperingati pada Hari Sabtu (27 November 2021) nanti,” imbuhnya.
Menurut dia, untuk melaksanakan peringatan di tingkat kecamatan tentu ada biaya yang ditimbulkan. Jauh sebelumnya, dirinya pernah memberikan arahan bahwa dana bisa didapat dari iuran para guru.
“Saya masih ingat betul, dulu saya pernah ngomong kalau bisa iuran PGRI itu dipotong saja dari gajinya guru-guru lewat dinas pendidikan. Masuk semua jelas, tapi inikan ada kecamatan yang memang tidak aktif untuk melaksanakan kewajibannya. Ini perlu dievaluasi,” katanya.
Selanjutnya, Syarif Kusen memberi motivasi kepada para guru untuk terus mendidik dalam rangka mencerdaskan anak bangsa. “Jangan lelah mendidik anak-anak kita di sekolah. Karena dari bangku sekolah inilah akan terjadi perubahan besar untuk bangsa di masa mendatang,” pungkasnya.
Sementara, Wakil Bupati Lampung Tengah dr. Ardito Wijaya yang juga hadir bertepatan dengan kegiatan “Bunga Kampung” di kecamatan setempat mengucapkan terima kasih atas pengabdian para guru untuk Lampung Tengah yang telah diberikan selama ini.
Pihaknya meminta para guru terus mengabdi melalui cara-cara yang kreatif dan inovatif untuk mencetak generasi penerus yang handal. “Ingat, orang besar dilahirkan melalui guru,” kata Ardito.
Ditambahkan dia, Pemkab Lampung Tengah akan selalu memberi kebijakan terbaik untuk para guru sesuai kewenangan yang dimiliki pemerintah daerah.
Usai sambutan, Wabup Lamteng Ardito Wijaya memotong tumpeng sebagai simbol peringatan HUT PGRI dan HGN. Potongan tumpeng pertama diberikan kepada Kadisdikbud Lamteng Syarif Kusen dan disaksikan oleh seluruh pengurus PGRI Lamteng dan Kecamatan Rumbia, serta para tamu undangan yang hadir. (rid)
