- Advertisement -spot_img
Jumat, 14 Agustus 2026 | 09:30
BerandaProvinsiLamtengMasa Reses I Komang Koheri, Masyarakat Ingin Jembatan Dibangun serta Mudin dan...

Masa Reses I Komang Koheri, Masyarakat Ingin Jembatan Dibangun serta Mudin dan Guru Ngaji Diperhatikan

- Advertisement -spot_img

Radarlamteng.com, GUNUNGSUGIH – Anggota DPR-RI Komisi VIII, dari Fraksi PDI Perjuangan, I Komang Koheri melaksanakan penyerapan aspirasi atau masa reses, dalam masa sidang I tahun sidang 2022, di Kabupaten Lampung Tengah.

Masa reses merupakan masa di mana para anggota dewan bekerja di luar gedung DPR, menjumpai konstituen di daerah pemilihannya (dapil) masing-masing. Pelaksanaan tugas anggota dewan di dapil dalam rangka menjaring, menampung aspirasi konstituen, serta melaksanakan fungsi pengawasan.

Dalam kesempatan ini, masyarakat Kampung Mujirahayu, Kecamatan Seputihagung, Edi Iswanto sangat mengapresiasi upaya-upaya yang telah di lakukan oleh I Komeng Koheri dalam melaksanakan tugas dan fungsi pokoknya sebagai Anggota Komisi VIII DPR-RI. Pihaknya juga menyampaikan keluhan masyarakat kampung setempat, supaya dapat dibangun jembatan penghubung antara Kampung Mujirahayu Kecamatan Seputihagung dengan Kampung Candirejo Kecamatan Waypengubuan.

“Jembatan ini sangat dibutuhkan, dan bakal menjadi jalur alternatif penghubung antar kecamatan, kami sangat berharap supaya bisa dibangun jembatan. Karena dari jembatan ini kami para petani dapat lebih mudah dalam mengeluarkan Haris panen, selain itu juga lebih efisien. Tidak haru memutar melewati Kecamatan Terbanggibesar. Dan akan sangat berpengaruh pada peningkatan ekonomi ketika jembatan ini di bangun,” ujarnya, Senin (18/10/2021).

Senada disampaikan oleh, Ahmad Syuari , warga Kampung Candirejo Kecamatan Waypengubuan. Ia menerangkan bahwa kampungnya membutuhkan untuk dibangun infrastruktur berupa jembatan penghubung, karena dapat meningkatkan perekonomian masyarakat. Selain itu, ia juga meminta supaya kesejahteraan mudin dan guru ngaji diperhatikan.

“Kampung Kami juga butuh jembatan penghubung, yang bisa membangun dan menumbuhkan perekonomian. Kami juga meminta agar Mudin dan Guru ngaji dapat di sejahterakan,” terangnya.

Menanggapi hal tersebut, I Komang Koheri menjelaskan bahwa pembangunan di daerah tindak terlepas dari peran serta pemerintah pusat. Untuk Lampung Tengah sendiri, Pendapatan Asli Daerahnya Rp 210 miliar, sedangkan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah nya mencapai Rp2,6 triliun.

“Semua daerah tidak ada yang terlepas dari pemerintah pusat. Jembatan yang sudah disetujui ada dua titik di Kecamatan Seputihraman, untuk yang ini akan kita sampaikan kepada pemerintah pusat, melalui Fraksi PDI Perjuangan di DPR-RI. Lalu untuk Mudin dan guru ngaji nanti kita undang Kemenag nya, karena angaran disitu besar. Kita harus awasi bersama,” ujar Komang Koheri dalam forum resesnya. (cw26/rid)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
- Advertisement -spot_img
Related News
- Advertisement -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here