Disdikbud Lakukan Pembinaan Bahasa, Sastra dan Aksara Lampung di Trimurjo

Radarlamteng.com, TRIMURJO – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Lampung Tengah (Lamteng) adakan pembinaan bahasa, sastra dan aksara Lampung tahun 2021 di Aula SMPN 2 Trimurjo pada 21-23 Juni 2021.

Peserta pembinaan merupakan para guru muatan lokal bahasa daerah tingkat SD, SMP negeri dan swasta sebanyak 120 orang dari dua kecamatan. Yakni Kecamatan Trimurjo dan Bumiratu Nuban.

Kabid Kebudayaan Linggar Nunik Kiswari, S.Sn. MM., mewakili Kadisdikbud Lamteng Syarief Kusen mengatakan bahwa kegiatan tersebut bertujuan untuk melestarikan budaya Kabupaten Lampung Tengah, khususnya tentang bahasa daerah.

Kemudian, sebagai upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kemampuan bagi guru tentang metode pembelajaran bahasa daerah Lampung.

“Lalu untuk meningkatkan rasa cinta dan bangga terhadap bahasa daerah Lampung kepada generasi penerus,” kata Nunik.

Adapun materi kegiatan yang disampaikan oleh para narasumber yakni mengenal dan mencoba metode mudah belajar bahasa Lampung dan aksara Lampung.

“Narasumber kami datangkan dari Unila, Kantor Bahasa Provinsi Lampung dan MGMP (Musyawarah Guru Mata Pelajaran) Bahasa Daerah Lampung Kabupaten Lampung Tengah,” terangnya.

Sementara, Sekretaris Disdikbud Lamteng Sariman membacakan sambutan Bupati Lamteng Musa Ahmad saat pembukaan kegiatan berujar bahwa bahasa daerah atau biasa disebut sebagai bahasa etnis atau bahasa ibu telah menjadi agenda khusus oleh UNESCO dengan menetapkan tanggal 21 Februari sebagai bahasa Ibu Internasional.

Dengan begitu, menurut dia, sangat penting untuk mempertahankan pemakaian dan pemberdayaan fungsi dari bahasa daerah di tengah masyarakat.

“Melalui kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan guru dalam hal metode pembelajaran yang mudah berbahasa Lampung sebagai upaya meningkatkan rasa bangga dan cinta anak didik kita akan bahasa daerah kita yaitu bahasa Lampung,” katanya. (rls/rid)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *