- Advertisement -spot_img
Jumat, 14 Agustus 2026 | 11:36
BerandaProvinsiLamtengMediasi Petani-Pemilik Kerbau di Subangjaya dan Surabayailir, Sepakat Tidak Lakukan Gembala Liar

Mediasi Petani-Pemilik Kerbau di Subangjaya dan Surabayailir, Sepakat Tidak Lakukan Gembala Liar

- Advertisement -spot_img

Radarlamteng.com, BANDARSURABAYA – Polsek Seputihsurabaya, Koramil Seputihsurabaya, dan UPTD Pertanian Kecamatan Bandarsurabaya melakukan mediasi antara petani padi dan pemilik kerbau di Kampung Subangjaya dan Surabayailir, Kecamatan Bandarsurabaya, Lampung Tengah, Jumat (4/6/2021).

Dilakukannya mediasi untuk mencari titik temu permasalahan antara kedua belah pihak. Di mana, petani khawatir terhadap kerbau-kerbau yang digembala secara liar oleh para pemiliknya di areal persawahan, karena berpotensi merusak tanaman petani yang dalam waktu dekat akan memasuki musim tanam.

Hadir pula dalam kegiatan di Balai Kampung Surabayailir itu, Kakam Surabayailir Usman, Kakam Subangjaya Ahmadi serta perwakilan masyakat petani dan pemilik kerbau.

Berdasarkan data UPTD Pertanian Bandarsurabaya, luas lahan tanaman padi di Surabayailir 225 Ha dengan rencana tanam padi pada bulan Mei-Juni seluas 100 Ha. Sedangkan luas lahan tanam padi Kampung Subangjaya kurang lebih 250 Ha dan sesuai rencana, seluruhnya akan ditanami padi.

Sementara, Kakam Surabayailir, Usman berujar hasil pendataan pemilik kerbau sebanyak 23 orang dengan total populasi berhumlah 123 ekor.

Kapolsek Seputihsurabaya AKP Yoni Sutari Yanto usai pertemuan menyatakan bahwa TNI-Polri serta pihak terkait telah menyepakati permasalahan tersebut agar pemilik kerbau tidak melakukan gembala liar.

“Pemilik ternak kerbau kita berikan arahan agar tidak meliarkan kerbau, tapi ditali menggunakan tambang. Sehingga kerbau-kerbau tersebut tidak merusak tanaman padi petani dan tujuan swasembada pangan dapat tercapai,” kata kapolsek.

Kemudian menyarankan kepada kepala kampung untuk melaporkan kerusakan akibat kerbau yang diliarkan tersebut. “Sehingga pemerintah daerah juga dapat memberikan bantuan kepada kampung untuk mengamankan pembatas salurahan irigasi pertanian,” ucapnya.

Adapun hasil pertemuan itu juga menyatakan kepala kampung siap memberikan tali tambang kepada pemilik kerbau secara gratis. (rid)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
- Advertisement -spot_img
Related News
- Advertisement -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here