Kasus Covid-19 di Seputihsurabaya Melonjak, Kesadaran Prokes Warga Rendah

Radarlamteng.com, SEPUTIHSURABAYA – Kasus konfirmasi Covid-19 di Kecamatan Seputihsurabaya, Lampung Tengah (Lamteng) melonjak beberapa pekan terakhir.

Berdasarkan data, hingga Senin 22 Februari 2021 terdapat 19 kasus di wilayah setempat. Satu diantaranya meninggal dunia.

“Yang meninggal positif Covid-19 warga Kampung Gayabaru 1,” kata Umi Kulsum, Kabag TU mewakili Kepala Puskesmas Seputihsurabaya Albertus Suharlambang, Selasa (23/2/2021).

Tak hanya itu, ada delapan tenaga kesehatan di Puskesmas Seputihsurabaya yang juga terkonfirmasi Covid-19. “Nakes saja sudah 8 yang positif,” imbuhnya.

Meski terjadi lonjakan kasus, kata Umi, kesadaran masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan, seperti memakai masker, menjaga jarak dan menghindari kerumunan sebagai upaya pencegahan masih rendah.

“Mereka malah banyak yang menganggap covid-19 ini dibuat-buat. Makanya Mas, kami ini menjerit karena dianggap sengaja mengcovidkan. Padahal teman kami sendiri saja banyak yang positif,” tegasnya.

Apalagi dengan adanya kasus kematian akibat Covid-19, ada isu yang dihembuskan bahwa keluarga pasien mendapat uang puluhan juta dengan syarat mau menyetujui bahwa pasien tersebut terkena Covid-19.

“Kabar itu tidak benar sama sekali. Mereka (keluarga pasien) bahkan blas (tidak) gak ada nerima. Malah justru mereka dibuly. Kami ini tim satgas yang berusaha meyakinkan masyarakat tetangganya bahwa Covid-19 ini bukan aib,” geramnya.

Melihat situasi akhir-akhir ini, pihaknya dengan tegas meminta agar masyarakat tidak termakan isu yang tidak benar terhadap Covid-19 yang telah dinyatakan sebagai pandemi. “Pandemi pun belum tahu kapan berakhir,” jelasnya.

Karena itu dia mengimbau agar masyarakat lebih sadar dan taat menerapkan protokol kesehatan dalam setiap melakukan aktivitas di luar rumah. “Seperti pakai masker, sering cuci tangan pakai sabun, menjaga jarak saat berinteraksi, dan menghindari kerumunan,” harapnya. (rid)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *