Tak Lagi Bergantung Pada Bantuan, 79 KPM PKH Terbanggibesar Graduasi Massal

Radarlamteng.com, TERBANGGIBESAR- Kelompok Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH), Kecamatan Terbanggibesar, secara serentak mengundurkan diri dari kepesertaan PKH. Bukan tanpa alasan, tercatat 79 KPM PKH, dalam waktu sehari menyatakan Graduasi mandiri, setelah dirasa mampu dan kondisi ekonomi lebih baik.

Hal itu diungkapkan, Purwanti salah satu penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) asal Dusun 6 Kampung Terbanggibesar. Ia, memutuskan graduasi di tengah pandemi COVID-19. Keputusannya diambil lantaran usaha bakso yang dikelolanya semakin lancar.

“Kondisi ekonomi keluarga sudah mengalami perubahan menjadi lebih baik, kami mampu memenuhi kebutuhan keluarga secara mandiri tanpa harus bergantung pada (bantuan) PKH,” ungkapnya mengemukakan alasan graduasi.

Selain perekonomian keluarga sudah lebih baik, ia merasa masih banyak masyarakat lainnya yang lebih membutuhkan bantuan PKH, sehingga ia bersama suami sepakat memutuskan untuk keluar dari kepesertaan PKH.

Lebih lanjut, ia menuturkan bahwa sejak terdaftar menjadi peserta PKH pada 2011, kebutuhan keluarga sangat terbantu. Keberadaan PKH dirasakan sangat bermanfaat dalam membantu memenuhi kebutuhan pendidikan dan kesehatan anak.

“Saya menerima PKH tahun 2011. Sejak saat itu, PKH banyak membantu kami dalam memenuhi kebutuhan anak-anak di sekolah. Di PKH, kami juga diajarkan dan diberikan motivasi oleh pendamping cara-cara yang baik dalam mengasuh anak dan juga keuangan keluarga,” tuturnya.

Sementara itu, Camat Terbanggibesar Fathul Arifin. S.I.P., M.M., membenarkan adanya 79 peserta PKH yang menyatakan Graduasi mandiri.

Menurutnya, Graduasi mandiri adalah wujud nyata keberhasilan PKH membantu masyarakat keluar dari garis kemiskinan, memberdayakan keluarga prasejahtera menjadi keluarga sejahtera mandiri.

“Saya apresiasi atas keberhasilan 79 KPM menjadi keluarga mandiri. Menurutnya, pada masa pandemi COVID-19 ini justru banyak yang berlomba-lomba mendapatkan bantuan. Karena pada dasarnya, bantuan PKH memang ditujukan untuk keluarga yang benar-benar membutuhkan, terima kasih atas kesadaran keluarga,” ujarnya mengapresiasi.

Hal senada diungkapkan, Siti dan Dini selaku pendamping PKH Kampung Terbanggibesar, dengan adanya keluarga yang graduasi mandiri, menunjukkan keberhasilan PKH.

Menurutnya, kesadaran keluarga menjadi penyemangat bagi kami bahwa PKH terbukti bermanfaat membantu masyarakat keluar dari garis kemiskinan.

“Sekali lagi, kami apresiasi, kami ucapkan selamat kepada keluarga ibu dan bapak. Kita berharap bahwa semakin banyak lagi masyarakat kita di Kecamatan Terbanggibesar yang keluar dari kemiskinan melalui PKH,” pungkasnya. (cw25)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *