Radarlamteng.com, GUNUNGSUGIH – Kepala Kampung Sriwaylangsep, Kecamatan Kalirejo Kabupaten Lampung Tengah, Sulaiman membenarkan adanya pemotongan bantuan sosial (bansos) UMKM sebesar Rp400 ribu kepada setiap penerima di kampung setempat.
Ia menjelaskan bahwa terkait pemotongan ini, pihak kampung dan penerima bantuan sudah melakukan musyawarah. Menurutnya penerima bantuan sosial UMKM di dusun V kampung setempat merupakan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH). Pemotongan ini dilakukan dengan tujuan untuk dialihkan ke warga yang belum memperoleh bantuan.
“Terkait adanya potongan, sudah ada rundingan. Musyawarah antara KPM dengan kami. Terkait bantuan seperti itu, KPM itu (penerima bansos UMKM) merupakan KPM PKH semua (di dusun V) yang dapat UMKM. Maksud saya, saya alihkan ke warga yang betul-betul belum mendapatkan, arahan awalnya begitu. Sudah pernah ada musyawarah antara perangkat desa dengan penerima bantuan khusnya bantuan UMKM,” terangnya, Sabtu (30/01/2021).
Menurutnya, penerima bansos UMKM di dusun V semuanya merupakan KPM PKH, setelah ada musyawarah pamong dan KPM disepakati bahwa dari nominal Rp 900 ribu yang diterima oleh masyarakat, diminta berbagi sebanyak Rp 400 ribu. Dari penarikan yang dilakukan, hasilnya akan diberikan kepada warga yang belum menerima bantuan.
“Di Dusun V, penerima PKH semua yang dapat bansos UMKM, tidak ada yang tidak. Dari musyawarah pamong dan KPM hasilnya, minta bagian. Itu nominalnya Rp 900 ribu minta Rp 400 ribu. Dari penarikan ini disalurkan ke warga yang belum menerima, ada sekitar 150 kepala keluarga dibagikan, ada yang bentuknya uang senilai Rp 400 ribu, ada ada juga untuk yang terdampak Covid-19 sebanyak empat kepala kelurga. Bantuan Covid kan gak ada lagi, karena kemarin ada yang komplain karena gak ada perhatian dari kampung lalu saya kasih,” paparnya.
Sementara, Kadis UMKM dan Koperasi Lamteng Makmuri menjelaskan bahwa KPM PKH dan BPNT masih bisa mendapat bansos UMKM. “Masih bisa.
Karena BPNT dan PKH untuk makan. Sedangkan bantuan UMKM untuk menggerakkan usahanya yang terdampak Covid-19,” katanya. (cw29/rid)
