Kampung Liman Benawi Gelar Rakor, Ini yang Dibahas

Radarlamteng.com, TRIMURJO – Kampung Liman Benawi, Kecamatan Trimurjo, Lampung Tengah (Lamteng) menggelar rapat koordinasi lintas sektor.

Turut hadir dalam kegiatan Camat Trimurjo Wanda Rusli, S.Sos, Kapolsek Trimurjo AKP Kurmen Rubiyanto, SH.MM, serta seluruh jajaran instansi yang ada di kampung. Diantaranya sektor pendidikan, kesehatan, pertanian juga seluruh perangkat kampung setempat.

Kepala Kampung (Kakam) Liman Benawi Nyono Rahadi, S.A.P mengungkapkan, bahwa rakor membahas program kedepan dan merupakan agenda rutin bulanan.

“Allhamdulillah saat ini kita mulai lagi agenda rakoor tingkat kampung yang tadinya memang rutin kita lakukan. Namun beberapa bulan terahir kita tiadakan karena adanya status darurat Covid-19 lalu,” terang Nyono.

Dimana dalam rakoor rutin ini kata Nyono, pihaknya bersama seluruh unsur yang ada membahas beberapa program yang harus ditingkatkan, diantaranya keamanan dan juga pertanian. Sebab menurut dia, selama ia menjabat pada periode sebelumnya beberapa program kerja telah rutin dilakukan.

“Tentunya dalam rapat ini kami sepakat untuk meningkatkan dalam segi keamanan dengan memulai kembali ronda malam dan juga patroli malam. Karena program ini sudah saya laksanakan pada periode lalu, dan alhamdulillah berjalan lancar dan tindak kriminalitas pun berkurang,” ujarnya.

Selain dalam meningkatkan keamanan, dirinya juga akan mengutamakan dalam hal pertanian yang menurut dia pada tahun lalu di anggap gagal panen. Dimana gagal panen tersebut di sebabkan kurangnya debit air yang masuk ke lahan pertanian.

“Dalam waktu dekat kita sudah memasuki musim tanam, dari itu kita akan lebih memaksimalkan dalam pengairan debit air. Sebab pada tahun lalu petani di kampung ini bisa di katakan gagal panen yang di sebabkan oleh kurangnya debit air, dan alhamdulillah pada tahun ini dari 332 haektar sawah terdapat 275 haektar lahan yang akan mulai tanam padi,” tambahnya.

Dirinya juga mengucapkan terimakasih kepada seluruh perangkat kampung yang telah membantu menyelasikan SPT Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang menurut dia merupakan hal yang wajib untuk di realisasikan.

“Tentu terealisasinya PBB tahun 2020 yang telah lunas 100 persen pada bulan Juni lalu tidak lepas dari kerja keras seluruh perangkat kampung terutama kepala dusun, dimana target kita pada bulan Agustus mendatang namun telah terealisasi 100 persen pada bulan lalu, dari itu saya ucapkan terimakasih atas kerjasamanya,” pungkasnya. (cw29/rid)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *