PPDB di Tengah Pandemi, Sekolah di Lamteng Boleh Terapkan Daring dan Luring

Radarlamteng.com, GUNUNGSUGIH – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng) telah mengeluarkan surat edaran terkait Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2020/2021 di tengah suasana pandemi virus corona. Khususnya bagi Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Ada dua pilihan yang bisa ditempuh oleh pihak sekolah dalam melaksanakan PPDB. Yakni secara daring/online atau bisa dilakukan secara luring/offline.

“PPDB ada dua pilihan. Gunakan daring atau online boleh, yang pakai luring atau offline boleh juga. Tapi harus mempertimbangkan protokol kesehatan. Karena kita sesuaikan dengan kondisi di lapangan. Ini semua untuk mewaspadai terhadap virus corona,” ujar Kadisdikbud Lamteng Syarief Kusen, S.Pd. MM., melalui Kabid Dikdas Dr. Nur Rohman, SE., M.Sos.I., Senin (18/5/2020).

Selanjutnya, PPDB juga masih menerapkan kebijakan zonasi, kemudian tetap membuka jalur afirmasi, jalur perpindahan serta jalur prestasi.

“Presentasenya, untuk jalur zonasi minimal 50 persen. Kemudian jalur afirmasi minimal 15 persen. Serta jalur perpindahan maksimal 5 persen. Sisanya jalur prestasi,” jelasnya.

Selanjutnya, teknis dalam menyikapi empat jalur penerimaan murid tersebut, sekolah diminta mendahulukan jalur perpindahan.

“Hal ini untuk mengetahui sisa kuota untuk ditambahkan pada jalur zonasi dan afirmasi. Begitu juga dengan jalur seleksi prestasi, hendaknya dilakukan paling akhir dari jalur yang ada,” beber Nur Rohman.

Apabila dalam satu zona ada perserta didik baru yang tidak tertampung, maka dimungkinkan sekolah untuk menambah bangku. “Namun dengan pertimbangan. Contohnya jika peserta didik mencari sekolah di luar zonasi, jarak dari rumah lebih jauh,” ungkapnya.

Adapun tahap-tahap PPDB tingkat SMP di Lamteng dimulai pada tahap sosialisasi yang sudah berlangsung tanggal 5 sampai 10 Mei.

“Untuk tahap pendaftaran waktu pelaksanaan mulai tanghal 17 Juni sd 4 Juli 2020.
Lalu tahap pengumuman daftar ulang waktunya mulai tanggal 6 sampai 10 Juli 2020. Dan tahap awal pelaksanan tahun ajaran baru, pada tanggal 16 Juli 2020,” pungkas pira ramah ini.

Diketahui, kebijakan yang diambil Disdikbud Lampung Tengah sesuai dengan instruksi pemerintah pusat yang dinyatakan dalam Surat Edaran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) No. 4 Tahun 2020.

Dalam instruksi itu, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menyerahkan perihal PPDB 2020 di tengah wabah Covid-19 atau virus corona kepada dinas pendidikan di masing-masing daerah.

“Tidak ada pengaturan lagi [dari Kemendikbud]. Diserahkan ke masing-masing Dinas Pendidikan untuk menyesuaikan dengan kondisi daerah masing-masing dengan berpedoman pada Permendikbud No. 44 Tahun 2019 tentang PPDB,” ujar Plt. Direktur Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar, dan Menengah Kemendikbud Muhammad Hamid belum lama ini.

Dalam hal ini, Kemendikbud mendorong seluruh daerah menggelar PPDB secara daring. Terlebih bagi daerah yang dari tahun sebelumnya sudah menerapkan PPDB daring.

Sedangkan bagi daerah yang tidak punya akses internet merata, PPDB bisa dilakukan secara tatap muka atau luring. Namun harus menerapkan protokol kesehatan, yakni menjaga jarak, tidak berkerumun, dan mengenakan masker. (rid)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *