Dinkes Lamteng Perlu Waktu Dua Minggu untuk Penuhi APD

Radarlamteng.com, GUNUNGSUGIH – Komisi IV DPRD Lampung Tengah, melaksanakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) dan RSUD Demang Sepulau Raya, Senin (13/04/2020).

Rapat membahas percepatan pengadaan Alat Pelindung Diri (APD) tenaga medis dalam menangani virus corona (Covid-19).

Dalam rapat iti, Dinkes menyatakan bakal berupaya melakukan percepatan proses pengadaan APD, guna mengantisipasi penyebaran Covid-19. Dalam dua Minggu kedepan, diperkirakan sudah mampu memenuhi kebutuhan APD pada fasilitas kesehatan milik pemerintah daerah Lampung Tengah.

Usai mengikuti RDP, Sekertaris Dinas Kesehatan Lampung Tengah, Sri Wahyuningsih mengatakan bahwa kepala dinas tak bisa hadir karena sedang menyelesaikan proses administrasi pengadaan APD.

“Pak Kadis sedang menyelesaikan proses untuk pengadaan APD. Kebijakan dipercepat. Mungkin dua minggu cukup. Tetapi sebaiknya langsung ke pak kadis, karena saya hanya mewakili hadir dalam hearing,” ujar Sri Wahyuningsih.

Sementara, Direktur RSUD Demang Sepulau Raya, Hasril Syahdu menjelaskan bahwa, terkait pengadaan APD merupakan kewenangan Dinas Kesehatan, dan harus segera tersedia karena kondisinya mendesak.

Disamping itu, seharusnya ada persamaan persepsi tentang APD yang standar Indonesia atau yang standar internasional. Pada prinsipnya, APD harus benar-benar dapat melindungi tenaga kesehatan yang memberikan pelayanan kesehatan.

“Kami pihak yang meminta, mengajukan. Kebutuhan kami banyak. Jenisnya macam-macam. Soal waktu, berapa lama yang di butuhkan untuk mengadakan APD silahkan konfirmasi ke Dinas Kesehatan,” ujarnya.

Dari Pantauan Radarlamteng.com, di Gedung Dewan, RDP antar Komisi IV, Dinas Kesehatan dan RSUD Berlangsung secara tertutup di Ruang Rapat II guna membatasi jumlah orang yang ada di dalam ruangan rapat.

Rapat sempat diskors untuk isoma dan dilanjutkan kembali. Komisi IV bersedia memberikan pernyataan resmi setelah RDP selesai. (cw26/rid)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *