Pastikan Distribusi APD Lancar, Ketua Komisi IV   Datangi Gudang Logistik Dinkes Lamteng

Radarlamteng.com, GUNUNGSUGIH – Ketua Komisi IV DPRD Lampung Tengah, Wayan Eka Mahendra mengecek langsung Alat Pelindung Diri (APD) untuk dokter dan paramedis di gudang farmasi logistik Dinas Kesehatan.

Logistik yang terdiri handsanitizer, masker, disinfektan dan vitamin ini akan didistribusikan ke 39 puskesmas di Kabupaten Lampung Tengah.

“Hari ini saya melakukan pengecekan langsung di gudang Dinas Kesehatan hingga pukul 15.00 WIB. APD sudah didistribusikan ke 20 puskesmas yang ada di Lampung Tengah,” ujarnya Senin (23/03/2020).

Dari pengecekan yang ia lakukan, Dinas Kesehatan dinilai telah responsif untuk melakukan langkah-langkah awal dalam melakukan antisipasi corona virus (Covid-19).

“Saya nilai, dinkes sudah responsif untuk memastikan peralatan agar masyarakat tidak panik dan sudah melakukan antisipasi melalui puskesmas yang ada di Lampung Tengah,” imbuhnya.

Meski demikian, ia meminta agar Dinas Kesehatan dapat terus mempertahankan kinerjanya yang dirasa sudah baik dalam melakukan pencegahan Covid-19. Pasalnya, sudah dalam Undang-undang sudah jelas bahwa kesehatan adalah tanggung jawab negara.

“Saya minta dinkes untuk tetap konsisten dalam melakukan pencegahan dan penanganan. Sesuai undang-undang bahwa kesehatan adalah tanggungjawab negara, dalam hal ini pemerintah kabupaten harus benar-benar memberikan prioritas dalam penanganan kasus Covid-19,” tegasnya.

Ia mengimbau kepada masyarakat untuk saling menjaga diri, gunakan waktu 14 hari yang telah diterapkan pemerintah dengan sebaik-baiknya.

Selain itu, ia juga meminta kepada masyarakat untuk melakukan hal-hal yang dianjurkan untuk mencegah perkembangan virus corona, mulai dari mengunakan masker jika dalam keadaan demam dan batuk, jaga jarak satu meter atau lebih dengan orang lain, hindari kontak langsung dan bersalaman, cuci tangan pakai sabun.

“Saya berharap agar pandemi corona secepatnya berlalu. Serta mengimbau masyarakat ikuti panduan resmi dan perkembangan informasi dari pemerintah,” pungkasnya.

Sementara Kepala Seksi Formasi Logistik Ardiansyah Sopian menjelaskan bahwa kebutuhan mendesak saat ini adalah masker, handsanitizer dan disinfektan. “Untuk kebutuhan ini sangat mendesak dan ketersediannya sangat terbatas. Sehingga kami mengirimnya sedikit demi sedikit sesuai kebutuhan agar terkontrol pendistribusiannya,” ujarnya. (cw29/rid)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *