Bersama RPH dan Masyarakat, Sumarsono Tangani Serangan Hama Wereng di Variaagung

Radarlamteng.com, SEPUTIHMATARAM – Ketua DPRD Lampung Tengah, Sumarsono bersama Regu Pengendali Hama (RPH) Provinsi Lampung mengambil langkah cepat guna menangani serangan hama wereng di lahan pertanian milik petani Kampung Variaagung Kecamatan Seputihmataram.

Pimpinan tertinggi di lembaga legislatif Kabupaten Lampung Tengah itu, langsung turun ke lapangan untuk melakukan antisipasi penyebaran hama wereng bersama para petani dan masyarakat setempat dengan melakukan penanaman tumbuhan refugia yang bisa menjadi tempat perlindungan, sumber pakan atau sumberdaya bagi musuh alami seperti predator.

Sumarsono menjelaskan, bahwa dalam agenda reses yang telah dilakukan di kampung setempat, para petani mengeluhkan keganasan serangan hama wereng yang mengakibatkan tanaman padi para petani tidak dapat tumbuh dengan maksimal.

“Ini menjawab tantangan pada saat reses di sini yang mengeluh, lahan mereka diserang wereng, ulat dan tikus. Di sini saya memberikan solusi bukan janji,” tegas Ketua DPRD Lampung Tengah, Sabtu (14/03/2020).

Dalam kesempatan ini, pihaknya bersama para petani dan Kelompok Wanita Tani (KWT) berupaya untuk memunculkan pemangsa wereng, dengan cara menanam tanaman jenis refugia, mulai dari bunga matahari, kenikir, bunga kertas dan bunga tagetas hingga arachis yang juga dapat memperindah kampung.

“Kita menyediakan pemangsa wereng tersebut. Kita menanam tanaman yang merupakan rumah bagi predator. Nantinya, predator akan hinggap di tanaman yang kita tanam, karena mengandung madu sehingga predator akan tinggal disitu dan wereng juga akan masuk tertarik disini dan akan jauh dari padi milik petani. Lalu serangga predator itu akan memanjakan wereng, sehingga mengantisipasi agar tidak sampai merusak tanaman petani,” jelasnya.

Disamping itu, metode ini juga berdampak untuk memperindah kampung. “Bagaimana mengedukasi masyarakat, bahwa tidak semua hama dibasmi dengan bahan kimia, tapi alam sudah menyiapkan pembasminya. Ada kenikir, bunga matahari dan sebagainya,” imbuhnya.

Tak hanya itu, dalam membasmi hama tikus. Sumarsono bersama RPH dan paraa petani bakal mengembangkan tito alba yang merupakan spesies burung berukuran besar yang biasa di kenal dengan sebutan burung hantu putih dengan sedikit bercak hitam.

“Untuk menanggulangi hama tikus, kita akan buatkan Tito Alba (burung hantu) yang akan berfungsi sebagai pemangsa hama tikus. Akan segera di persiapkan untuk rumah Tito Alba ini,” pungkasnya.

Sementara, Kepala Kampung Variaagung, Sudiyanto bersama masyarakat mengapresiasi langkah yang dilakukan Ketua DPRD Lampung Tengah bersama RPH untuk memberikan penanganan terhadap serangan hama yang saat ini sedang mengancam lahan pertanian di kampung setempat.

“Terimakasih, harapan saya ini kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut. Karena dengan pertemuan seperti ini. Kami mendapatkan ilmu dan wawasan baru tentang pola antisipasi hama,” terangnya. (cw26/rid)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *