Pura-pura Salat, Pria di Putrarumbia Ini Curi Uang Kotak Amal Mushala

Radarlamteng.com, PUTRARUMBIA – Candra Ismail (32) warga Kampung Binakarya Utama Kecamatan Putrarumbia, Lampung Tengah (Lamteng) harus berurusan dengan Kepolisian Sektor (Polsek) Rumbia.

Penyebabnya, dia ketahuan warga mencuri uang kotak amal di Musala
Baitul Muhlisin Kampung Binakarya Sakti, Kecamatan Putrarumbia, Sabtu (8/2/2020). Beruntung, tersangka tidak menjadi bulan-bulanan massa.

Kapolres Lamteng AKBP I Made Rasma melalui Kapolsek Rumbia AKP Heru Prasongko mengatakan, tersangka diamankan setelah mendapat informasi dari warga.

“Kita dapat informasi bahwa ada pencuri ditangkap warga. Kami langsung meluncur ke TKP, dan benar tersangka sudah diamankan di dalam masjid,” kata kapolsek didampingi Kanitreskrim Polsek Rumbia Bripka Andi Kurniawan, Kamis (13/2/2020).

Dalam melakukan aksinya, kata Andi, tersangka pura-pura hendak salat. Namun ketika keadaan sepi, tersangka membuka kotak amal dengan cara mencongkel gembok. “Kemudian uang di kotak amal diambil lalu pergi,” jelasnya.

Tersangka ketahuan mencuri berawal dari kecurigaan warga sekitar musala terhadap tersangka. Saat itu sekitar pukul 14.00 WIB, tersangka terlihat di dalam masjid dan bersuara seperti membuka gembok.

“Setelah tersangka keluar musala, warga yang curiga masuk ke dalam masjid. Dan benar didapati gembok kotak amal dalam keadaan tercongkel dan uang didalamnya hilang,” ucapnya.

Lantas warga mengejar pelaku dan menemukan pelaku sudah berada di dalam masjid tak jauh dari TKP awal. “Beberapa warga langsung memeriksa pelaku. Selain ditemukan uang pecahan yang berasal dari kotak alam, juga ditemukan obeng dan tang dari tas tersangka,” katanya.

Setelah diintrogasi warga, tersangka mengakui. Kemudian diamankan di dalam masjid guna menghindari amukan massa. “Lalu warga menghubungi pihak kepolisian dan kita datangi TKP untuk mengamankan tersangka,” ujarnya.

Kini tersangka mendekam di sel tahanan Mapolsek Rumbia. Dalam penangkapan iti, pihaknya turut mengamankan alat bukti. Diantaranya uang yang diduga hasil curian berjumlah Rp1.130.000, tang, obeng, gembok yang sudah rusak, kotak amal musala serta sepeda motor milik tersangka. (rid)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *