Jawab Keluhan Petani, Kakam Buminabung Ilir Realisasikan Kanal 2 Ribu Meter

Radarlamteng.com, BUMINABUNG – Akhirnya, impian petani Kampung Buminabung Ilir, Kecamatan Buminabung, Lampung Tengah bisa bercocok tanam sepanjang tahun sedikit demi sedikit mulai terwujud.

Ini tidak lepas dari program yang digulirkan pemerintah kampung setempat. Yakni membangun kanal sepanjang 2 ribu meter sebagai sumber air bagi petani.

Kakam Buminabung Ilir, Rokhimi mengatakan bahwa masyarakat kampung yang ia pimpin mayoritas bekerja sebagai petani sawah dengan komoditas andalannya tanaman padi.

“Hampir 60 persen masyarakat Kampung Buminabung Ilir adalah petani sawah dengan tanaman padi,” ujar Rokhimi, saat ditemui di sela-sela peninjauan kanal, Senin (2/12/2019).

Namun selama ini lahan mereka adalah sawah tadah hujan. Tentu sangat bergantung pada musim. “Kalau musim hujan saja bisa nanam. Ketika kemarau seperti ini lahan mereka nganggur. Tidak ditanami karena tidak ada air,” kata Rokhimi menambahkan.

Jika setahun hanya bisa menanam satu kali, tentu capaian produktivitas padi petani tidak maksimal. “Berangkat dari keinginan petani itulah kita membangun kanal,” jelasnya.

Dikatakan Rokhimi, kanal tersebut dibangun menggunakan Anggaran Dana Desa (ADD) tahap 2 tahun 2019 yang bersumber dari APBN. Sepanjang 2 ribu meter kanal, dibagi menjadi 2 titik. “Titik satu sepanjang 900 meter dan titik dua 1.100 meter,” bebernya.

Kanal yang dibangun tembus ke Sungai Way Seputih yang melintasi kampung setempat. “Jadi kita alirkan air dari sungai Way Seputih ke lahan persawahan melalui kanal ini,” imbuhnya.

Hal itu merupakan jawaban atas keluhan petani yang selama ini kekurangan pasokan air saat musim tanam. Tahun depan, pembangunan kanal masih menjadi prioritasnya.

“Insya Allah tahun depan akan kita buat lagi kanal yang panjangnya 2 ribu meter juga.
Pembangunan kami lakukan untuk meningkatkan produktivitas pertanian,” tandas pira berkacamata tersebut.

Karena tak hanya petani padi saja yang bisa mengambil manfaat dari kanal tersebut. Petani singkong, semangka dan lainnya pun bisa mendapatkan air dari kanal itu.

“Di sekitar sawah, ada lahan perladangan. Tentu adanya kanal dapat dimanfaatkan juga untuk penanaman selain tanaman padi. Seperti singkong dan semangka. Agar lahan-lahan itu tidak tidur saat kemarau,” urainya.

Bak gayung bersambut, pihaknya berharap Dinas Perikanan Lamteng bisa melirik kanal di Buminabung Ilir. “Kita kan sudah ada kanal. Saya berharap Dinas Perikanan dapat memberi bantuan benih ikan untuk ditanam di sini. Agar menjadi sumber penghasilan lain bagi masyarakat Buminabung Ilir,” harapnya.

Selain kanal, Rokhimi juga membeberkan realisasi ADD tahun 2019 Kampung Buminabung Ilir, tahap pertama dan kedua. Atau sebesar 60 persen.

Pada tahap pertama 20 persen, pihaknya membangun balai kampung dan 6 unit gorong-gorong. Lalu 40 persen tahap dua membuat jembatan 2 unit, jalan lepen sepanjang 1 Km termasuk kanal 2.000 meter itu.

“Semua pembangunan yang kami laksanakan sesuai dengan aspirasi semua element masyarakat. Termasuk para tokoh. Tugas kita sekarang, menjaga aset-aset tersebut agar kelak bisa bermanfaat sampai anak cucu kita. Dan saya yakin, masyarakat Kampung Buminabung Ilir bisa menjaganya,” tukas kakam yang memiliki perawakan gempal ini. (rid)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *