Polres Lamteng, Siagakan 1. 115 Personil Amankan Pilkakam

Radarlamteng.com, GUNUNGSUGIH- Sebanyak 1.115 personel dikerahkan untuk mengamankan Pilkakam Serentak Lampung Tengah 2019. Pengamanan yang dinamakan Operasi Mantap Sugih 2019 ini melibatkan 599 personel Polres Lamteng.

Selain itu, terdapat BKOPolresta Metro 70 personel, BKO Polres Lampung Timur 49 personel, BKO Polres Lampung Utara 30 personel, BKO Polres Pesawaran 30 personel, BKO Satbrimobda Lampung 100 personel, BKO Ditsabhara Polda Lampung 100 personel, Ditintelkam 67 personel, Ditreskrimum 10 personel, dan BKO Kodim 0411/LT 60 personel.

Kapolres Lamteng AKBP I Made Rasma Jemy menyatakan ada 569 calon kepala kampung (Kakam) dari 167 kampung di 28 kecamatan yang ikut berkompetisi. “Ada 569 calon Kakam dari 167 kampung yang ikut kompetisi. Satu kampung, yakni Sumberrezeki, Kecamatan Bandarmataram, ditunda karena masih ada permasalahan yang belum tuntas,” katanya.

Dari deteksi analisis intelijen, kata Made, situasi kamtibmas ada peningkatan suhu politik lokal yang memunculkan potensi kerawanan. “Hasil analisis intelijen ada peningkatan suhu politik lokal. Potensi kerawanan ini di antaranya politik identitas, itimidasi, politik uang (money politic), hoax, hate speech, serta penyebaran isu SARA yang dapat memecah belah persatuan dan berpotensi menimbulkan konflik sosial,” ujarnya.

Pilkakam Serentak 2019, kata Made, merupakan ajang demokrasi untuk memilih pemimpin di kampungnya agar dapat mewujudkan di wilayahnya aman, maju, adil, dan sejahtera serta Lamteng agar menjadi lumbung pangan. “Pengamanan Pilkakam serentak melibatkan 1.115 personel. Dibagi tiga rayon, Rayon A bagian barat, Rayon B bagian Tengah, dan Rayon C bagian timur supaya mudah digerakkan. Ada 197 TPS yang diamankan. Yakni 145 TPS kategori biasa, 26 TPS rawan, dan 22 TPS sangat rawan. Jadi personel yang ditempatkan di TPS bervariasi,” katanya.

Made meminta para personel menyiapkan fisik dan mental. “Siapkan fisik dan mental. Bersikaplah profesional, modern, dan tepercaya. Jadilah pelayan masyarakat serta lakukan penegakan hukum yang jujur, adil, transparan, dan akutabel. Pedomani aturan perundang-undangan dan SOP yang berlaku serta berkoordinasi dengan camat, Danramil, Kapolsek, tokoh masyarakat, petugas TPS, dan Linmas yang menjadi patner dalam melaksanakan pengamanan TPS,” ujarnya.

Mantan Kapolres Tanggamus ini juga berpesan kepada personel yang melaksanakan pengamanan untuk mengenali tokoh masyarakat, agama, dan pemuda. “Berikan rasa tenang kepada masyarakat sehingga dapat menggunakan hak pilihnya dengan aman. Laporkan perkembangan situasi kepada pimpinan secara berjenjang, hindari tindakan arogan, pelanggaran, serta bersikap netral tidak berpihak pada salah satu calon. Semoga Pilkakam 2019 di Lamteng dapat berjalan aman, damai, dan sejuk,” ungkapnya.

Kabag Ops. Polres Lamteng AKP Juli Sundara menambahkan, personel yang ditempatkan di TPS bervariasi. “Bervariasi sesuai tingkatan. Kalau aman 3 personel, rawan 8 personel, dan sangat rawan 15 personel. Kendaraan taktis  standby di Mapolres Lamteng,” ujarnya.

Juli berharap proses penghitungan suara bisa rampung sebelum hari gelap. “Kalau bisa penghitungan bisa selesai sebelum hari gelap untuk mengurangi risiko kamtibmas. Jangan ada personel yang meninggalkan tempat saat bertugas tanpa diketahui perwira pengendali. Malam ini harus sudah standby di TPS,” ungkapnya.(rnn/cw26/gde)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *