Ribuan Santri Ikut Upacara HSN di SMK Nurul Huda Ponpes Roudlotus Solihin

Radarlamteng.com, PADANGRATU-Ribuan santri mengikuti upacara Hari Santri Nasional (HSN) ke-4 tahun 2019 di halaman SMK Nurul Huda Pondok Pesantren (Ponpes) Roudlotus Solihin Kampung Purwosari, Kecamatan Padangratu, Lampung Tengah (Lamteng), Selasa (22/10). Camat Padangratu, M Isa Ansori, S.Sos, selaku pembina upacara pun nampak semangat mengikuti upacara bendera dari awal hingga akhir.

Selain upacara, banyak rangkaian kegiatan untuk memeriahkan HSN seperti songsong HSN dan kirab, istighosah, sholawat nariyah 1 M dan sholawat hadroh 100 rebana serta ziarah makam Syeh Bustomil Karim pendiri Ponpes Roudlotus Sholihin Kampung Purwosari. Dengan tujuan membangun kesadaran akan pentingnya makna dari peringatan HSN.

Menurut Ketua Panitia, Mansur Yatim, S.Pd.I, upacara peringatan HSN ke-4 tahun 2019 ini tidak hanya sebagai momen peringatan Hari Santri. Yang lebih penting lagi, menurut Mansur, momen yang mengusung tema ”Santri Indonesia Untuk Perdamaian Dunia” ini harus bisa memberikan perdamaian dimanapun juga. Khususnya di Kecamatan Padangratu.

Mansur juga berharap, HSN ke-4 tahun 2019 ini tidak hanya milik institusi pemerintah. Tetapi tumbuh dari semagat masyarakat yang menyadari akan peran santri dan peran agama yang menebarkan perdamaian. ”Kedepan HSN ini milik seluruh masyaraka, bukan sekedar digerakan oleh institusi bukan dibedakan oleh satu ormas tapi ia digerakan oleh seluruh elemen masyarakat,” harap Mansur, kepadara Radarlamteng,com, Rabu (23/10/2019).

Mansur bangga rangkaian demi rangkaian kegiatan untuk memperingati HSN ke-4 tahun 2019 dapat berjalan lancar, apalagi puncak HSN dengan menggelar upacara pun tidak kalah meriahkan dengan menampilkan kreatifitas yang dimiliki anak-anak RA, MI dan MTs. Upacara HSN ke-4 tahun 2019 ini diikuti oleh 15 ponpes dan 17 lembaga NU se Kecamatan Padangratu.

”Saya berharap melalui upacara ini, semangat juang santri-santri terus meningkat. Kepada para santri, kita harus selalu ingat jasa-jasa para kyai kita, para ulama yang berjasa besar bagi bangsa Indonesia. Saya juga berharap upacara Hari Santri Nasional bisa dilaksanakan rutin setiap tahunnya. Sebab Presiden telah menetapkan tanggal 22 Oktober merupakan hari Santri Nasional,” kata Mansur.

Sementara Camat Padangratu, M Isa Ansori, S.Sos, berharap kepada santriwan dan santriwati bisa bersama-sama membangun Kecamatan Padangratu. Kemudian dengan kemajuan jaman dan teknoligi santriwan dan santriwati juga bisa mengusai dan meningkatkan ilmu pengetahuannya dibidang IPTEK dan teknologi.

”Saya berharap dengan akan dilaksanakannya pemilihan kepala kampung (pilkakam) bagi enam kampung yakni Kampung Purwosari, Mojokerto, Sriagung, Surabaya, Sendangayu dan Purworejo santriwan dan santriwati bisa mendukung dan mensuskeskan dengan hadir untuk menjadi penyejuk bagi para pemilih dan calon. Saya juga menyampaikan salam dari Bupati Lamteng, Loekman Djoyo Soemarto yang tidak bisa hadir ditengah-tengah kita akan tetapi Beliau tetap memberikan semangat kepada santriwan dan santriwati di Kecamatan Padangratu,” pungkas Isa Ansori.(win)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *