Tahap Awal, BPPRD Lamteng Pasang 34 Unit QR-Code di Lima Perusahaan

Radarlamteng.com, GUNUNGSUGIH – Sebanyak 34 unit alat perekam (QR-Code) air tanah telah terpasang di sejumlah perusahaan yang berada di wilayah Lampung Tengah (Lamteng).

Pemasangan dilakukan oleh Pemkab Lampung Tengah melalui Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) bekerjasama dengan pihak ketiga.

“Periode pemasangan selama delapan hari kerja. Dari tanggal 17 September sampai 26 September 2019. Pemasangan dilakukan oleh tim yang terdiri dari unsur pemda dan pihak ketiga,” ujar Kepala Bidang (Kabid) Pajak Daerah II, Mahad Sidiq, S.Sos., mewakili Kepala BPPRD Lampung Tengah, Madani, SE.MM., Jumat (18/10/2019).

Dari jumlah 34 unit QR-Code yang telah terpasang itu, tersebar di lima perusahaan yang telah mengantongi Surat Izin Pengunaan Air (SIPA).

Yakni, PT Teguh Wibawa Sakti Persada (1 unit), PT Indo Lampung Distelery (7 unit), PT Gula Putih Mataram (9 unit), PT Gunung Madu Platations (8 unit), dan PT GGP Umas Jaya (9 unit).

“Ini merupakan tahap awal. Jumlahnya masih 34 unit. Kedepan akan kita pasang lagi di perusahan lainnya yang masuk dalam wilayah Lampung Tengah,” jelas Mahad.

Tujuan pemasangan QR-Code, lanjutnya, untuk menekan dan meminimalisasi lost pajak akibat penghitungan secara manual, mengingat potensi pajak di Lampung Tengah cukup besar dan belum terserap maksimal.

“Program berbasis online ini sebagai upaya Pemkab Lampung Tengah mendukung supervisi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, terutama terkait dengan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD),” pungkasnya. (rid)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *