Dikira Tidur, Penumpang Bus Ini Meninggal saat Transit di Bandarjaya

Radarlamteng.com, TERBANGGIBESAR – Seorang penumpang Bus Rhema Abadi nopol AA 1511 DA warna oranye yang berangkat dari Salatiga, Jawa Tengah, tujuan Liwa, Lampung Barat ditemukan meninggal, Kamis (26/9) sekitar pukul 16.00 WIB.

Penumpang bernama Kaliman (57) ini merupakan warga Desa Lumbuk Timur, Kecamatan Lumbokseminung, Lampung Barat.

Sunar (40), warga Magelang, Jateng, yang merupakan kondektur bus mengatakan ketika itu Kaliman dibangunkan untuk transit di RM Gadang Jaya 3, Bandarjaya, Kecamatan Terbanggibesar. “Bus kan lewat linta timur. Jadi tujuan Liwa transit. Sampai di RM Gadang Jaya 3 Bandarjaya ketika dibangunkan tak bangun-bangun,” katanya.

Penumpang bus tujuan Pekanbaru di sampingnya dan lainnya, kata Sunar, kaget. “Semua kaget. Takut terjadi kesalahan maka dilaporkan ke Polsek Terbanggibesar,” ujarnya.

Penumpang, kata Sunar, sempat berhenti di RM Taniran, Penengahan, Lampung Selatan. “Sempat istirahat di RM Taniran, Kecamatan Penengahan. Kalau makan tidaknya, saya tidak tahu. Kurang memperhatikan,” ungkapnya.

Sedangkan Karmo (40), penumpang tujuan Palembang yang duduk di sebelahnya, menuturkan tidak ngobrol-ngobrol. “Nggak ngobrol. Cuma sering batuk-batuk,” katanya.

Kapolsek Terbanggibesar AKP Riki Ganjar Gumilar yang langsung mendatangi TKP bersama jajarannya, langsung melakukan pemeriksaan.

“Dari pemeriksaan kami, kami temukan Puyer 16 dan Neo Napacin. Kami juga sudah menghubungi pihak keluarga, dan pihak keluarga menyatakan bahwa almarhum memang menderita Asma selama dua tahun,” bebernya. (red/rid)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *