radarlamteng.com, KALIREJO – Sembilan dari Tujuh Belas Kampung yang ada di Kecamatan Kalirejo, secara serentak akan mengadakan pesta demokrasi pemilihan kepala kampung (Pilkakam) pada November 2019 mendatang. Sembilan
kampung tersebut yaitu Kampung Poncowarno, Kaliwungu, Kalidadi, di Srimulyo, Sridadi, Sriwaylangsep, Sribasuki, Watuagung dan Balairejo.
Para bakal calon (Balon) kepala kampung yang ada di 9 kampung tersebut sudah bermunculan, meskipun tahapan penjaringan atau pendaftaran, baru akan dimulai pada tanggal 22 September 2019 nanti. Beberapa warga pun
sudah mulai menyatakan dukungannya kepada balon yang disukainya. Sehingga, suhu politik di kampung-kampung tersebut mulai menghangat.
Oleh karenanya, Camat Kalirejo, Pur Sulistiyono,S.STP, M.Si, dalam setiap kesempatan menghimbau kepada seluruh warga khususnya yang ada di 9 kampung tersebut, agar senantiasa dapat terus menjaga stabiltas
dan kondusifitas keamanan dan ketertiban masyarakat. Sehingga pada saatnya pelaksanaan pilkakam mendatang dapat berjalan dengan lancar, aman dan sukses.
”Pilkakam adalah proses pelaksanaan demokrasi, dari kita oleh kita dan untuk kita, dalam rangka mencari sosok pemimpin kampung yang dapat membawa kemajuan, kebaikan dan kemaslahatan kampungnya. Oleh karenanya, warga kampung, harus menyikapi secara positif terhadap
pilkakam tersebut, serta berpartisipasi aktif dengan memberikan hak suaranya dengan sebaik-baiknya dan tetap menjaga kondusifitas keamanan dan ketertiban, sehingga pelaksanaannya dapat berjalan dengan baik
lancar dan sukses serta mampu menghasilkan pemimpin yang bisa membawa kampungnya menjadi lebih baik,” imbaunya.
Pur juga berpesan kepada para balon yang nantinya dapat terseleksi sebagai calon kakam di kampungnya, agar dapat saling menjaga diri dan saling menghormati satu sama lain, dan dapat mengkondisikan tim suksesnya masing-masing, agar tidak melakukan hal-hal yang dapat mengakibatkan perselisihan dan perpecahan.
Kepada siapapun yang nantinya terseleksi sebagai calon kakam, Pur berharap agar masing-masing siap berkompetisi secara sehat. Dan kiranya, dapat menanamkan bahwa proses pilkakam tersebut adalah dalam rangka berlomba-lomba menuju kebaikan. Dengan demikian apa yang menjadi hasil pilkakam nantinya, benar-benar dapat diterima secara legowo, oleh semua pihak. (den)
