PLKB Gelar TKBK Safari Pemasangan Implant dan IUD di Pustu Tanjungjaya

Radarlamteng.com, BANGUNREJO-Kembali Korluh KB dan empat Petugas Lapang Keluarga Berencana (PLKB) Kecamatan Bangunrejo, Lampung Tengah (Lamteng), mengadakan kegiatan Tim KB Keliling (TKBK) atau safari pemasangan implant, IUD dan suntik yang dilaksanakan di Klinik KB (KKB) atau Puskesmas Pembantu (Pustu) Kampung Tanjungaya.

Pelayanan KB tersebut dihadiri dan ditinjau langsung Korluh KB, Marjono, Kepala Puskesmas Bangunrejo, H. Eko Priyo Yuono, S.KM, Kepala Pustu Tanjungjaya, Umaryati, Amd, Kep. Selain itu, dari PLKB lainnya dari Kecamatan Bangunrejo seperti, H. Zen Kasimin, Sugito, Paeran, dan Kustini.

”Memang untuk mengawali tahun 2019 ini, kami bekerja sama dengan Puskesmas Bangunrejo dan Pustu Tanjungjaya melaksanakan pelayanan KB atau TKBK safari. Pelayanan KB yang kami berikan berupa pemasangan alat kontrasepsi berupa implant (susuk), IUD dan suntik,” jelas PLKB, H. Zen Kasimin, kepada Radar Lamteng, Rabu (27/2).

Menurut Zen, antusias masyarakat dari Kampung Mekarjaya, Tanjungjaya dan Sripendowo dalam pelayanan TKBK safari kali ini cukup tinggi. Salah satunya terbukti dari banyaknya masyarakat yang mengikuti pelayanan pemasangan implat, IUD dan suntik. Tercatat sedikitnya 22 apseptor berhasil dipasang implant, 1 apsetor IUD dan 1 apseptor suntik.

”Kami mengucapkan banyak terima kasih dan memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada bidan kampung dan akseptor, dengan adanya pelayanan KB bagi masyarakat. Sehingga dengan adanya pelayanan KB ini, masyakarat bisa mengerti dan mengurangi angka kelahiran bagi warga yang sudah memiliki banyak anak. Kami tidak akan bosan dan letih memberikan pelayanan KB dengan pe6masangan implant, IUD dan suntik kepada masyarakat yang ada di 17 kampung se Kecamatan Bangunrejo,” ujar bapak dua anak tersebut.

Setelah sukses menggelar TKBK safari di Pustu Tanjungjaya, pihaknya juga akan menggelar hal serupa di Puskesmas Bangunrejo dan bidan kampung. Untuk itu diharapkan warga yang akan memasang implant, IUD dan suntik bisa menghubungi bidan dan kader di kampungnya masing-masing.(win)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *