Dua Hari Tidak Pulang Keruma, Siswa MTS Ditemukan Tewas

Radarlamteng.com, Seputihmataram- Usai menghilang selama dua hari, seorang siswa Sekolah Menengah Pertama di Kecamatan Seputihmataram, di temukan tewas dengan kondisi yang mengenaskan. Dugaan sementara siswa tersebut merulakan korban pembegalan di sertai pembunuhan.

Menurut Informasi yang di himpun Radar Lamteng, siswa yang bernama Esel Firnando itu, keluar dari rumah pada (30/01) lalu dengan mengendarai sebuah sepeda motor, dari tempat tinggalnya di Kampung Rejosarmataram. Akan tetapi hingga waktu sekolah berakhir, bocah yang mengenyam pendidikan di Madrasah Tsanawiyah itu, tak kunjung pulang dan baru di temukan tak bernyawa pada (1/02) Jumat dinihari.

Kepala Kampung Rejosari Mataram, Harsono membenarkan adanya warga setempat yang menjadi korban pembunuhan. Menurutnya, korban ditemukan di semak-semak atau belukar di Kampung Sumber Agung dalam keadaan tak bernyawa, dengan sejumlah luka di bagian wajahnya.

“Sudah meninggal dunia. Wajahnya luka, hidungnya tidak utuh,” helasnya.

Untuk pelaku pembunuhan ini, pihaknya mengatakan bahwa tersangka utama merupakan seorang perantau tanpa identitas yang sudah tiga bulan tinggal di Kampung Sumber Agung.

“Diduga Pelaku utamanya seorang dewasa yang kabur membawa sepeda motor korban. Itu perantawan yang infonya berasal dari Gedongtataan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, satu orang tersangka lain, sudah diamankan oleh pihak kepolisian. Hingga berita ini di turunkan belum ada konfirmasi dari pihak kepolisian.

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *