Kepala SMPN 2 Seputihmataram Sulaiman, S.Pd, M.Pd saat memberikan piala kepada siswa yang meraih juara. (foto Billy/ Radarlamteng.com )
Radarlamteng.com, Seputihmataram –Dalam kegiatan HUT Hambalan Ke-XX Madakari, Cut Nyak Dien SMKN 2 Terbanggi Besar, siswa SMPN 2 Seputihmataram, Lampung Tengah mendulang prestasi pada kejuaraan pramuka dan karakter se-Sumbagsel pada minggu (28/10) lalu. Para siswa SMPN 2 Seputihmataram meraih berbagai juara di tournament se-Sumbagsel tingkat SMP tersebut.
Kepala SMPN 2 Seputihmataram Sulaiman, S.Pd, M.Pd, saat ditemui Radar Lamteng diruang kerjanya, Selasa (30/10) mengatakan, pada kejuaraan HUT Hambalan Ke-XX SMKN 2 Terbanggibesar, siswa kami banyak mendulang prestasi. Seperti, meraih juara pertama lomba Pionering Putra, juara dua lomba Olimpiade, juara harapan satu Solo Song, juara harapan dua Hacking Putra, dan juara harapan dua Hacking putri, serta juara harapan dua PBB putri.
”Siswa kami mampu memosisikan SMPN 2 Seputihmataram sebagai salah satu sekolah bergengsi serta berprestasi di tingkat Sumatera bagian selatan (Sumbagsel) pada bidang kepramukaan. Prestasi ini sangat membanggakan kami selaku pendidik. Semua siswa dapat meraih prestasi sesuai potensi bakat yang dimiliki. Pencapaian itu semua perlu kerja keras dan kedisiplinan dalam berlatih,” ungkap Leman, sapaan akrabnya.
Leman menyampaikan, kemenangan dalam suatu kejuaraan diraih bukan tampa sebab, melainkan hasil jerih payah berlatih sebelum mengikuti perlombaan. Ia mengatakan, kesiapan sebelum mengikuti suatu kejuaraan sangat menentukan kemenangan. Perlombaan hanyalah bagian dari hasil latihan yang diterapkan dalam bentuk penampilan bersama orang lain.
”Saya yakin semua orang yang menjadi juara pada perlombaan karena kesiapan yang matang. Sangat kecil kemungkinan orang meraih juara tanpa berlatih dengan disiplin. Kalaupun ada itulah keberuntungan yang tidak mungkin berulang,” kata Leman.
Seperti dilakukan SMPN 2 Seputihmataram yang memberikan kesempatan kepada seluruh siswa untuk mengikuti kegiatan ekstrakurikuler sesuai pilihan, guna membangun karakter melalui kegiatan positif. Tujuannya agar siswa memperoleh pendidikan yang maksimal.
”Kami sebagai tenaga pendidik tentu mempunyai tanggung jawab yang besar dalam membangun karakter siswa, khususnya selama di sekolah. Siswa berkarakter merupakan modal utama dalam pembangunan bangsa,” ujar kepala SMPN 2 Seputihmataram ini. (bil)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *