Radarlamteng.com, PUTRARUMBIA – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng) terus berkomitmen membumikan nilai-nilai luhur kebangsaan di tengah masyarakat.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui gelaran Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (PIPWK). Seperti yang dilaksanakan oleh Anggota DPRD Lampung Tengah Dapil 2, Kasih, di Dusun 1, Kampung Meranggijaya, Kecamatan Putrarumbia, Selasa (13/10/2026).
Kegiatan yang merupakan salah satu program kerja resmi DPRD Kabupaten Lampung Tengah ini diikuti sekitar 150 warga setempat. Hadir mendampingi jalannya program lembaga legislatif ini, Camat Putrarumbia I Made Suryana, Kepala Bagian Persidangan DPRD Lampung Tengah Dedi Eka Mahendra, serta Sertu Jumono dari Koramil Rumbia selaku narasumber.
Hadir pula para tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, hingga jajaran pemuda pemudi Karang Taruna.
Dalam pemaparannya, Kasih menjelaskan bahwa program sosialisasi ini dirancang oleh DPRD Lampung Tengah sebagai sarana edukasi politik dan kebangsaan.
Tujuannya memperkuat pemahaman masyarakat terhadap Pancasila sebagai dasar negara, pandangan hidup, sekaligus fondasi utama dalam kehidupan bermasyarakat.
”Program sosialisasi dari DPRD ini menjadi wadah penting untuk menyegarkan kembali pemahaman kita terhadap nilai-nilai Pancasila. Kita ingin semangat persatuan dan kesatuan bangsa terus terjaga di tengah masyarakat,” ujar Kasih di hadapan para peserta.
Ia menegaskan, penguatan empat konsensus kebangsaan—Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika—sangat mendesak untuk membentengi warga dari potensi perpecahan.
”Melalui pemahaman yang utuh, warga diharapkan terus menjaga persatuan, merawat kerukunan, serta mengedepankan toleransi di tengah keberagaman suku, agama, dan budaya. Kebiasaan gotong royong pun harus tetap dijaga sebagai roh kehidupan warga Lampung Tengah,” ajaknya.
Legislator Partai Gerindra Lampung Tengah ini juga menyoroti tantangan era digital bagi generasi muda. Menurutnya, program edukasi kebangsaan ini menyasar peran penting pemuda agar bijak menyaring arus informasi dan tidak mudah terpengaruh oleh berita bohong (hoaks) maupun paham yang menyimpang dari Pancasila.
Lebih dari sekadar agenda edukasi, program turun ke lapangan (reses/sosialisasi) ini dimanfaatkan Kasih sebagai ruang penyerapan aspirasi. Melalui komunikasi dua arah, masyarakat Kampung Meranggijaya leluasa menyampaikan berbagai masukan, persoalan lingkungan, hingga usulan pembangunan daerah secara langsung kepada wakil rakyat mereka.
Apresiasi atas pelaksanaan program DPRD ini disampaikan oleh Camat Putrarumbia, I Made Suryana. Ia berharap sinergi antara program legislatif dan aspirasi warga di tingkat kecamatan dapat terus berjalan beriringan.
“Kami sangat menyambut baik program DPRD Lampung Tengah ini. Kepada Ibu Dewan, kami berharap program-program prioritas di Kecamatan Putrarumbia dapat terus dikawal dan diperjuangkan di parlemen agar dampaknya benar-benar dirasakan oleh seluruh masyarakat,” ungkap I Made Suryana. (rid)




