- Advertisement -spot_img
Kamis, 3 September 2026 | 01:13
BerandaPendidikanTerima Donasi Rp 21 Juta dari MKKS SMK Lamteng, Ini Ungkapan Ibu...

Terima Donasi Rp 21 Juta dari MKKS SMK Lamteng, Ini Ungkapan Ibu SFA

- Advertisement -spot_img

Radarlamteng.com, TERBANGGIBESAR – Rasa haru tergambar jelas dari raut wajah Nanik Widiyanti yang merupakan Ibu dari SFA (15) siswa dari SMKN3 Terbanggibesar,
Lampung Tengah (Lamteng) mengalami sakit dan harus dirawat di rumah sakit akibat perkelahian dengan teman sekolahnya.

Mata Nanik terlihat berkaca-kaca ketika menerima bantuan donasi sejumlah Rp 21 juta dari Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMK Negeri dan Swasta se-Lampung Tengah pada Rabu (2/9/2026).

“Saya orangtua SFA sangat berterimakasih atas bantuan dan kepedulian yang diberikan MKKS SMK Lampung Tengah, dengan donasi uang sebesar Rp 21 juta untuk membantu pengobatan anak saya SFA,kami sangat tidak menduganya, dan ini pertolongan Allah yang diberikan lewat pintu hati keluarga besar MKKS SMK untuk membantu anak kami. Semoga rejeki yang disisihkan ini akan menjadi berkah dan digantikan oleh Allah dengan pahala rejeki yang mengalir deras. Bantuan ini sangat bermanfaat dalam meringankan beban saya dan anak,” ungkapnya sembari menahan airmata.

Ketua MKKS SMK Lampung Tengah Jaman Mulyadi didampingi Teguh Setiawan menyampaikan rasa empati sebagai bentuk solidaritas keluarga besar SMK di Lampung Tengah hingga dengan niat baik bisa mengumpulkan donasi hasil swadaya kepala sekolah dan guru, kemudian menyerahkan langsung kepada keluarga siswa SFA.

“Diharapkan bantuan ini akan memberikan manfaat dalam meringankan biaya pengobatan siswa SFA, sehingga bisa segera sembuh dan pulih kembali, serta masuk sekolah dan belajar,” ujar Jaman Mulyadi.

Sementara itu, Kepala SMKN 3 Terbanggi Besar Yuli Hartati saat dikonformasi membenarkan datang berkunjung bersama MKKS SMK dan menyerahkan bantuan donasi kepada keluarga SFA yang merupakan anak didiknya yakni siswa kelas X.

“Kami atas nama sekolah tempat SFA belajar sangat berterimakasih kepada semua pihak dari MKKS SMK yang telah mengulurkan bantuan untuk biaya pengobatan SFA.Semoga anak kami bisa cepat sehat, sembuh dan kembali belajar di sekolah.Setelah pulang dari rumah sakit, kami dari pihak sekolah tetap memberikan hak-hak pendidikan SFA untuk tetap bisa belajar jarak jauh dari rumah,” urai Yuli.

Sebelumnya, SFA mengalami luka berat akibat perkelahian yang terjadi dengan teman disekolahnya pada jam istirahat.Karena luka berat di kepalanya SFA harus masuk dan dirawat di Rumah Sakit Yukum Medical Centre selama 11 hari.

Biaya pengobatan mencapai Rp 80 juta dan tidak dapat ditanggung oleh fasilitas BPJS Kesehatan.Hal ini karena
SFA mengalami luka cedera dikepala disebabkan oleh tindak penganiayaan.

Pihak rumah sakit memberikan batas pelunasan hingga bulan Desember 2026, jika tidak dilunasi aset tanah milik Nanik janda yang sehari-harinya berjualan dikantin sekolah akan di lelang.(sci/rid)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
- Advertisement -spot_img
Related News
- Advertisement -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here