Namanya Dicatut sebagai Sponsor, Kadisdikbud Lamteng Tegaskan Tidak Terlibat Aksi Damai

Radarlamteng.com, GUNUNGSUGIH – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lampung Tengah, Dr. Nur Rohman, S.E., M.Sos.I., menyampaikan pernyataan resmi terkait beredarnya poster ajakan aksi damai yang mencantumkan namanya sebagai pihak sponsor.

Dr. Nur Rohman menegaskan bahwa pencantuman namanya dalam poster tersebut dilakukan tanpa sepengetahuan maupun persetujuannya, sehingga informasi tersebut tidak benar dan berpotensi menyesatkan masyarakat.

“Dinas Pendidikan dan Kebudayaan bergerak di koridor pelayanan publik dan edukasi, bukan mobilisasi massa. Tuduhan maupun informasi yang mengaitkan saya sebagai sponsor aksi tersebut sama sekali tidak benar. Fokus kami hari ini dan ke depan adalah memastikan roda pendidikan di Lampung Tengah tetap berjalan stabil, berkualitas, dan terus berprestasi, terlepas dari dinamika hukum maupun politik yang sedang berlangsung,” tegasnya, Rabu (5/8).

Ia juga menegaskan bahwa sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN), dirinya beserta seluruh jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lampung Tengah berkomitmen menjaga profesionalisme, netralitas, serta menaati seluruh ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Sebagai aparatur sipil negara, kami menjunjung tinggi profesionalisme, netralitas, dan koridor hukum yang berlaku. Informasi yang mengaitkan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dengan aksi demonstrasi tersebut tidak berdasar. Kami menghormati seluruh proses hukum yang sedang berjalan di Lampung Tengah dan memilih tetap fokus menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat tanpa terdistraksi oleh isu-isu yang tidak produktif,” tegasnya lagi.

Lebih lanjut, Dr. Nur Rohman menegaskan bahwa tugas utama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan adalah memastikan layanan pendidikan berjalan optimal demi kepentingan peserta didik, guru, dan seluruh satuan pendidikan di Kabupaten Lampung Tengah.

“Energi dan fokus kami sepenuhnya dicurahkan untuk meningkatkan mutu pendidikan, memperkuat pelayanan kepada sekolah, guru, dan peserta didik. Kami tidak memiliki kapasitas, kepentingan, maupun keterlibatan dalam dinamika politik ataupun aksi massa apa pun. Mari bersama-sama menjaga kondusivitas daerah demi keberlanjutan pembangunan dan kemajuan pendidikan di Lampung Tengah.”

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lampung Tengah mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya serta selalu melakukan verifikasi terhadap informasi yang beredar.

Apabila terdapat pihak yang mencatut nama maupun jabatan pejabat tanpa izin sehingga menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat, hal tersebut menjadi tanggung jawab pihak yang membuat dan menyebarkan informasi tersebut. (rid)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *