Radarlamteng.com, RUMBIA – Petani jagung di Lampung Tengah mengaku langkah Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman akan menghentikan impor jagung sebagai langkah menekan anjloknya harga yang belakangan menjadi keluhan para petani sudah terlambat.
“Sudah terlambat, kenapa tidak kemarin-kemarin jauh sebelum harga terjun bebas seperti sekarang,” kata Wayan Bagio, pengusaha sekaligus petani jagung di Rumbia, Sabtu 16 Maret 2024.
Saat ini, kata dia, harga jagung di tingkat petani tidak sampai Rp3 ribu. “Sekarang kisaran 28 (Rp2.800) dan 29 (Rp 2.900) per Kg,” katanya.
Harga ini jauh berdeda sebulan lalu. Di mana, petani masih bisa menikmati harga jagung Rp4.500 hingga Rp5 ribu per Kg.
Seperti diketahui bersama, pemerintah melalui Kementerian Pertanian akan menghentikan keran impor sebagai langkah menekan anjloknya harga jagung.
“Kita lakukan adalah menyetop, mengunci, impor jagung. Kami tidak akan keluarkan lagi rekomendasi,” kata Mentan Andi Amran Sulaiman kepada wartawan di Kantor Kementan, Jakarta, Kamis (14/3/2024).
