|
Kemarin siang jemaah haji Kota Metro yang tergabung dalam kloter 26 dan 25, berangkat menuju Arafah untuk melaksankan wukuf. ”Hari ini kami berangkat ke Padang Arafah. Kamai berharap bisa wukuf di tempat yang telah kami survei kemarin,” ujar Radius, salah satu kepala rombongan jamaah haji Kota Metro, kemarin
Lanjut Radius, kondisi di sekitar jamaah melakukan wukuf kemarin terkena banjir, sehingga membuat tenda yang telah dipasang panitia haji mejadi basah. ”Banjirnya memang tinggi amat. Namun tenda menjadi basah semua,” papar Radius
Meski Banjir, jamaah haji Metro tetap berupaya khusyuk melaksanakan ibadah.Ia berharap masyarakat Metro tetap mendo’akan keluarga yang berhaji untuk tetap sehat dan dapat menyelesaikan ibadahnya. ”Meski hujan dan banjir, kami harap ini barokah. Kami minta do’anya sehingga ini menjadi banjir air mata karena kekhusyukan melaksanakan ibadah,” ungkapnya
Sebelumnya, Siti Maemunah (73), jamaah haji asal Kota Metro yang tergabung dalam kloter 26, meninggal dunia di Makkah, Arab Suadi, Senin (23/11) sekitar pukul 23.00 WIB, atau pukul 19.00 waktu setempat. Siti Maemunah yang merupakan ibunda Susiyati, penceramah wanita dari Mulyojati, Metro Metro Barat tersebut, meninggal setelah dirawat empat hari di rumah sakit setempat. Ia masuk rumah sakit sejak Jum’at (20/11) sore.
Lanjut Susi, setelah dikabarkan masuk rumah sakit, dirinya sempat melakukan komunikasi dengan ibunya. Hal itu ternyata menjadi komunikasi terakhirnya dengan sang Ibunda. ”Saat dihubungi mengatakan sudah mulai membaik. Katanya hanya tinggal pening saja sehingga kami di rumah pun menjadi tenang. Kami minta Pak Ali melakukan haji badal (pengganti) karena wajib hajinya belum sampai dilaksanakan,” pungkasnya. (*)
|