 |
|
| RADAR LAMTENG |
|
| | 
|
|
 |
|
 |
 |
|
Berita Bandarjaya |
|
| Jumat, 12 Maret 2010 04:48:43 |
Klik : 44 |
 |
 |
|
| | Unsur Pimpinan Minta Pertanggungjawaban Sekwan |
| Sesalkan Laptop Hilang
Laporan Rica Damayanti/Fajar A./Gede Putu K
GUNUNGUSUGIH - Wakil Ketua II DPRD Lamteng Drs. I Made Bagiasa sangat menyesalkan peristiwa hilangnya laptop yang berisi data keuangan DPRD Lamteng (10/3) lalu.
Dikatakan Made---sapaan akrabnya, kemarin dirinya bersama unsur pimpinan yang lain seperti Wakil Ketua I R. Sugiri dan Wakil Ketua III Hi. A. Mufti Salim, Lc., M.A. telah melakukan rapat terbatas membahas mengenai masalah tersebut.
Sudah kita bahas dan rapatkan dengan tiga unsur pimpinan. Kebetulan pak ketua Agustian A. Fadilah sedang berhalangan hadir karena urusan keluarga. Dalam rapat terbatas tersebut disimpulkan, bahwa kami unsur pimpinan sangat menyesalkan kejadian tersebut. Apalagi yang hilang adalah data keuangan, jelas Made saat ditemui di ruang kerjanya.
Ditambahkannya, sistem keamanan di DPRD bisa dikatakan cukup banyak, terlihat dari jumlah Satpol PP yang ada. Namun sampai hilangnya laptop yang berada di ruangan dalam, lanjut Made, tentunya dikarenakan kelalaian ataupun ada faktor lain.
Nantinya kita akan meminta pertanggungjawaban sekwan (sekretaris dewan). Selain itu, kita juga akan merapatkan kembali dengan ketua fraksi dan Kabag Hukum. Karena didalam laptop tersebut ada data keuangan dari tahun 2006-2010. Kenapa bisa hilang, dan tanpa back up. Tentu ini sangat memprihatinkan sekali , tegasnya.
Oleh karenanya, lanjut Made, selain melaporkan kepada Polres Lamteng, ia juga meminta jajaran kepolisian bisa mengusut secara tuntas dan segera. Selain itu, ia juga menyarankan kedepannya ada back up data. Jadi, jika terjadi pencurian seperti lusa lalu, data keuangan tidak kehilangan arah.
Ini lembaga. Jadi saya meminta tidak ada unsur permainan dalam hal ini. Yang jelas, kami tidak menuduh siapa-siapa sebelum proses hukum berjalan. Dan secepatnya bisa ditindaklanjuti, ujarnya.
Terpisah Sekretaris DPRD Lamteng Muchni mengaku, kasus hilangnya laptop di bagian keuangan murni pencurian dan tidak ada kaitannya dengan pergantian jabatan sekwan.
Ini murni pencurian dan tidak ada hubungannya dengan jabatan sekwan, tegasnya.
Ia menjelaskan, pada loptop yang hilang tersebut tersimpan data laporan keuangan dan gaji pegawai. Sayangnya, pihaknya mengaku tidak mempunyai back up data keuangan. Sebab, semua data tersimpan pada laptop.
Mengantisipasi kasus pencurian, pintu belakang Gedung DPRD Lamteng ditutup sementara. Sehingga tamu yang akan berkunjung dan anggota dewan harus masuk melalui pintu utama di bagian depan. Sebelumnya, pintu di bagian belakang terbuka dan lemah pengawasan. Karena tamu dapat bebas keluar masuk gedung wakil rakyat.
Kami juga akan berkoordinasi dengan Polres Lamteng terkait dengan keamanan di Gedung DPRD Lamteng, katanya.
Menurutnya, sudah ada empat orang yang dimintai keterangan di Polres Lamteng terkait hilangnya laptop data keuangan. Keempatnya adalah Kasubbag Keuangan Rama Yulis, Muslim, Agus (sopir Muchni, Red), dan Toyib.(*)
|
|
| << Kembali |
Berita Bandarjaya Lainnya : |
. Kredit Lebih Pasti, Pasti Lebih Ringan . Tarif Baru simPATI Talkmania Jumbo . Murah Meriah Namun Tetap Trendi . Kayla Busana Berikan Kepuasan . Iyan Motor Utamakan Pelayanan . Harga Beras Rp 6 Ribu di Pasar Bandarjaya . Polisi Masih Buru 1 Lagi Perampok . Axis, Gratis 10.000 SMS/Hari . Natalia Bakery Sedia Kue kering . D’plus Lengkapi Pakaian Pria
|
|
|
 |
 |
|  |