| Tidak Ada Saksi Utama
GUNUNGSUGIH - Hingga kemarin (12/3), sopir truk yang belum diketahui identitas belum tertangkap. Itu menyusul, sopir ini mengakibatkan Ramadi (40) dan Srina (44) keduanya warga Kecamatan Terbanggibesar, Lamteng, sekitar pukul 07.00 WIB (9/3) lalu, tewas ditabrak truk tersebut.
Belum tertangkapnya, sopir maut ini karena saat kejadian tidak ada saksi utama lainnya kecuali sopir yang melarikan diri tersebut. Jadi, kita merasa kesulitan menemukan truk berikut sopirnya itu, kata Kanitlakalantas Polres Lamteng Ipda Fadil mendampingi, Kasatlantas Polres Lamteng AKP Suharjono dan Kapolres Lamteng AKBP Dedi Jumadi kepada Radar Lamteng kemarin.
Sekadar mengingat, data yang didapat wartawan koran beberapa waktu lalu, Ramadi (40) dan Srina (44) mengendarai sepeda motor Honda BE7839GI ditabrak truk yang tidak diketahui identitas mobilnya. Peristiwa itu terjadi di di Jalan Lintas Timur (Jalintim), Dusun Kecubung, Kampung Terbanggibesar, sekitar pukul 07.00 WIB (9/3) lalu.
Dari hasil olah TKP (tempat kejadian perkara) kedua korban yang saat itu berboncengan motor Honda BE7839GI beriringan dengan sepeda motor Kymco BE5496 GM yang dikendarai Suprayitno dari arah Bandarjaya menuju Tulangbawang.
Saat melintas Jalintim, tepatnya di Dusun Kecubung, Terbanggibesar, motor Honda yang dikendarai korban tiba-tiba menabrak bagian belakang motor Kymco. Kemudian, motor Honda terpental ke kiri, sementara penumpang terpental ke kanan tepatnya di tengah jalan. Lalu, dalam waktu bersamaan datang mobil truk yang belum diketahui identitasnya dari arah berlawanan dan langsung menabrak korban tersebut.(rin)
|