HALAMAN UTAMA
     Arsip Berita
     INDEX BERITA
     Berita Utama
     Radar Metro
     Seputih Timur
     Seputih Barat
     Pendidikan
     Ekonomi
     Metropolis
     Bandarjaya
     Gunungsugih
     INFORMASI
     Radar Group
     Telepon Penting
     ADVERTORIAL
     Tentang Kami
     Galeri Foto
     Buku Tamu
     Kontak Kami
     Profil Redaksi
  RADAR LAMTENG
 
Radar Lamteng

  Berita Berita Utama
Jumat, 30 Juli 2010 07:11:51 Klik : 46 Kirim Berita Ini! Print Berita Ini!
Pasca Perampokan di Sritejokencono

Uang Samikem Hasil Jual Tanah

KOTAGAJAH - Pasca perampokan yang menimpa Samikem (75), warga Dusun 2 Kampung Sritejokencono, Kecamatan Kotagajaha, Lamteng, sekitar pukul 24.00 WIB (28/7) lalu, ternyata uang senilai Rp48.950.000 dan kalung emas seberat 50 gram, adalah hasil janda tua beranak satu ini dari menjual tanah.

Selain itu, janda yang tinggal seorang diri tersebut, juga berprofesi memberikan pinjaman uang ke warga sekitar.

Yang jelas, sepengatahuan kami warga di sini, dia suka meminjamkan uang ke warga sekitar. Padahal, janda ini susah untuk jalan, jangankan mau jalan, bangun saja dia susah, harus dipapah dulu baru bisa jalan, kata Hartono, warga kampung setempat yang juga tetangga Samikem.

Lanjutnya, Samikem ini, tidak bisa jalan ini karena gula darahnya terlalu tinggi.

Jadi sulit untuk bergerak, kerjaanya tiduran saja, kalau mau kemana-mana harus dipapah. Kalau, anak lakinya bernama Warto yang semata wayang itu datang, selalu dimarahinya, apabila dekat dengannya. Nggak tahu masalahnya apa, terang Hartono.

Senada dikatakan Hesti, tetangga korban mengaku rumahnya itu selalu tertutup dan terkunci.

Setiap, anaknya (Warto,Red) datang kerumah sambil beres-beres, selalu dimarahin ibunya (Samikem,Red),ucapnya.

Sementara, Kanitreskrim Polsek Punggur Aipda Heri Barzani mengatakan bahwa uang milik korban yang digondol rampok tersebut, hasil Samikem menjual tanah beberapa bulan lalu.

Ketika kami tanya uang dan emas dimilikinya sebanyak itu, ternyata ia mengaku hasilnya menjual tanah, terang Aipda Heri.

Pihaknya menduga pelaku perampokan di rumah korban diduga orang dalam.

Pasalnya, dari hasil olah TKP (tempat kejadian perkara) tidak ditemukan bekas perusakan di rumah korban. Bahkan, pelaku mengetahui bahwa seorang janda yang umurnya sudah renta menyimpan uang sebesar Rp48.950.000 dan kalung emas seberat 50 gram, yang disimpan di tempat tidurnya.

Kami terus melakukan penyelidikan terhadap kasus yang diduga janggal ini. Kami juga telah memeriksa lima saksi, terkait perampokan tersebut, katanya.

Heri berharap, dalam waktu dekat ini para kawanan pelaku perampokan segera tertangkap. Yang penting tunggu saja hasilnya, tegasnya.

Sekadar mengingatkan, perampok diduga berjumlah dua orang ini, berhasil membawa kabur uang senilai Rp48.950.000 dan kalung emas seberat 50 gram.

Tidak hanya itu, kawanan rampok itu selain menguras harta milik korban, pelaku juga mengikat dan menutup mulut korban dengan kain dan tali kabel.

Berdasarkan penuturan korban saat ditemui Radar Lamteng di kediamannya kemarin, kawanan perampok itu, awalnya masuk lewat pintu belakang rumah yang tidak terkunci. Kemudian masuk ke kamar tidur korban, sambil mengikat kedua tangan korban dengan tali kabel serta menutup mulut dengan kain panjang. (rin/gde)

<< Kembali

Berita Berita Utama Lainnya :

  TRANS LAMPUNG
    RADAR METRO
Atribut Kampanye Belum Ditertibkan
KPU Metro Pleno Logistik
SMA Metro Peringkat Terbaik
Insentif Bagi Guru Honor
Keluhkan Kenaikan Harga Pupuk
    GUNUNGSUGIH
Satlantas Pasang Traffic Cone
PKNU Juga ke Musa
Pembahasan LPPA Belum Rampung
H-8 Kendaraan Berat Dilarang Beroperasi
Membelot, PAC Gerindra akan Dibekukan
  SITUS RADAR GROUP
    Radar Lampung
    Rakyat Lampung
    Radar Tanggamus
    Radar Lamsel
    Radar Lambar
    Radar Kotabumi
    Radar Metro
    Radar Tuba