 |
|
| RADAR LAMTENG |
|
| | 
|
|
 |
|
 |
 |
|
Berita Berita Utama |
|
| Sabtu, 13 Maret 2010 08:44:37 |
Klik : 27 |
 |
 |
|
| | Budiningsih: Back Up Data Tertulis masih Ada |
|
Laporan Fajar A/Gede PK.
GUNUNGSUGIH - Setelah Sekretaris DPRD Lamteng Muchni menyatakan tidak mempunyai back up data keuangan, namun berbeda dengan penuturan Kabag Keuangan Budiningsih.
Budiningsih mengatakan, masih mempunyai back up data keuangan tertulis. Jadi meski laptop itu hilang, kami masih mempunyai data tertulisnya. Hanya saja saya khawatir data keuangan yang tersimpan dalam laptop hilang itu disalahgunakan, ujar Budiningsih dikonfirmasi Radar Lamteng, kemarin (12/3).
Ia menjelaskan, saat kejadian hilangnya laptop memang sedang tidak di tempat karena mengikuti sosialisasi perpajakan di Kota Metro. Kabar laptop hilang baru diketahui setelah seorang pegawai di DPRD setempat menghubunginya melalui telepon seluler (ponsel).
Menurutnya, laptop yang hilang itu tidak hanya dipegang oleh satu pegawai di bagian keuangan. Tujuannya, jika pegawai satu berhalangan masuk dapat digantikan pegawai lainnya. Diakuinya, di bagian keuangan terdapat satu unit komputer dan dua laptop.
Laptop yang hilang itu sebenarnya sudah lama karena dibeli sekitar tahun 2004 atau 2005. Data keuangan tidak disimpan komputer karena layar komputer sudah tidak jelas. Sehingga penyimpanannya dilakukan di laptop. Setiap selesai menggunakan laptop langsung diserahkan kepada saya untuk disimpan, terangnya.
Ia mengaku tidak tahu apakah data keuangan tahun-tahun sebelumnya masih disimpan dalam laptop yang hilang itu. Sebab, dirinya masih gaptek (gagap teknologi) di bidang teknologi laptop. Misalkan ada data yang perlu dimasukkan ke dalam laptop saya minta pegawai untuk input. Terus terang saya ini gaptek, ujarnya.
Langkah yang dilakukan setelah laptop hilang, menurutnya, akan melakukan input data tertulis secara bertahap. Sebab, ia akan fokuskan lebih dulu pekerjaan mendesak yang harus dilakukan.
Masuk ke dalam Gedung DPRD Lamteng melalui pintu utama, menurutnya, menyulitkan pegawai setempat. Sebab, seorang pegawai yang memarkirkan kendaraannya di bekalang gedung terpaksa harus berjalan kaki menuju pintu utama bagian depan. (*)
|
|
| << Kembali |
Berita Berita Utama Lainnya : |
. Motor Korban Rampok Emas Ditemukan . Jadikan Ramadan Penyemangat Kerja . Sopir Ngantuk, Panther Tabrak Pohon . Disdik Hanya Lihat Fotokopi Ijasah . Membandel, Kepala Puskesmas Terancam Digeser . PKS Dukung Musa-Suwidyo . Lagi, Kawanan Rampok Ditangkap . Perampok di Adijaya Didor . Letto Gebrak Lamteng . Toko Emas Indah Masih Tutup
|
|
|
 |
 |
|  |