 |
|
| RADAR LAMTENG |
|
| | 
|
|
 |
|
 |
 |
|
Berita Berita Utama |
|
| Sabtu, 13 Maret 2010 08:43:46 |
Klik : 37 |
 |
 |
|
| | Semalam, 5 Rumah Disatroni Maling |
|
BANDARJAYA – Keamanan di wilayah hukum Polsek Terbanggibesar, kian memprihatinkan. Belum terungkap pelaku yang membobol rumah Sunardi warga Yukumjaya dan Kantor Unit Pegadaian Poncowati beberapa waktu lalu, aksi pembobolan kembali terjadi.
Buktinya, sekitar lima rumah milik warga di Rantaujaya 1, Kelurahan Bandarajaya Timur, Kecamatan Terbanggibesar, disatroni pencuri pada waktu yang hampir bersamaan yakni sekitar pukul 02.00 WIB dini hari Kamis (11/3). Diduga, para pelaku merupakan jaringan pelaku kejahatan, soalnya mereka beraksi pada waktu yang hampir bersamaan pada saat pemilik rumah terlelap tidur.
Kendati begitu, para pelaku yang diduga lebih dari dua orang ini, tak berhasil membawa barang berharga. Mereka hanya membawa beberapa potong pakaian milik korban. Itu pun saat di jemur pemiliknya, yang lupa membawa masuk. Kejadian itu diketahui korban, saat para pelaku sebelumnya berhasil mendongkel pintu rumah dan jendela dengan menggunakan benda keras.
Kelima rumah warga yang sempat disatroni yakni rumah Eko Haryono (42), Bambang (32), Budiarjo (52), Riyanto (46) dan Gus Mul (48). Mereka warga Rantaujaya 1, Bandarjaya Timur. Dari jumlah tersebut, hanya di rumah Budiarjo, Riyanto dan Gus Mul yang mengalami kerugian yakni beberapa potong pakaian yang terjemur.
Ketahuan ada pencuri di rumah saya, ketika mendengar suara patahan kayu dari depan. Spontan saya bangun, tiba-tiba ada suara orang kabur. Setelah dilihat apa yang patah, ternyata ada bekas pecahan kayu dari jendela dan patahan kuncinya. Untung, dari kejadian itu tidak ada yang hilang, padahal dekat pintu ada dua motor terparkir di ruang tamu, terang Eko saat ditemui Radar Lamteng di kediamanya kemarin, (12/3).
Tidak hanya rumah Eko, pada waktu bersamaan di rumah Bambang yang jaraknya sekitar 20 meter, juga dibobol maling. Kawanan pencuri merusak pintu belakang rumah bagian dapurnya.
Kejadian itu langsung diketahui istri Bambang bernama Rini, ketika itu dia menjerit minta tolong karena melihat ada tangan meraba-raba pintu tersebut. Pelaku pun kabur setelah mendengar jeritan. Dari kejadian itu, tidak ada yang hilang hanya pintu belakang bagian dapur rumahnya saja yang rusak, ucapnya.
Diwaktu bersamaan itu, rumah Budiarjo, Riyanto, dan Gus Mul juga dibobol maling. Dari sana para pelaku hanya berhasil membawa kabur beberapa potong pakaian yang dijemur samping dan belakang rumah itu, bebernya.
Akibat peristiwa itu, dirinya tidak langsung melaporkan kejadian yang dialami ke Polsek Terbanggibesar. Saya tidak lapor ke polisi, tidak tahu kalau korban yang lain, ujarnya.
Eko Haryono menambahkan, sejak tahun 2000 lalu hingga sekarang,rumahya sudah empat kali dibobol maling. Dari kejadian itu, beruntung tidak ada harta berharga yang hilang. Tidak hanya itu juga, warga di sini terus berjaga-jaga di rumah masing-masing, walaupun tidak ada ronda malam, ujarnya.
Kapolsek Terbanggibesar AKP Dennie Andreas mendampingi Kapolres Lamteng AKBP Dedi Jumadi mengaku, dari sejumlah kejadian tersebut, pihaknya sedang melakukan penyelidikan. (rin/gde)
|
|
| << Kembali |
Berita Berita Utama Lainnya : |
. Motor Korban Rampok Emas Ditemukan . Jadikan Ramadan Penyemangat Kerja . Sopir Ngantuk, Panther Tabrak Pohon . Disdik Hanya Lihat Fotokopi Ijasah . Membandel, Kepala Puskesmas Terancam Digeser . PKS Dukung Musa-Suwidyo . Lagi, Kawanan Rampok Ditangkap . Perampok di Adijaya Didor . Letto Gebrak Lamteng . Toko Emas Indah Masih Tutup
|
|
|
 |
 |
|  |