 |
|
| RADAR LAMTENG |
|
| | 
|
|
 |
|
 |
 |
| :: Profil Kru Radar Lamteng :: |
| | Pembaca terkadang tak hanya ingin tahu berita di sebuah koran. Tapi mereka berharap mengenal lebih dekat siapa di belakang layar hingga koran itu bisa beredar di pasaran. Nah, melalui Radar Lamteng Versi Web ini, kami akan memperkenalkan personil Radar Lamteng dari semua divisi. Karena kata kalimat bijak, tak kenal maka tak sayang. Mudah-mudahan dengan perkenalan ini pembaca bisa lebih dekat dan setia kepada Radar Lamteng... |
| |
| Ismail Komar | |
| Pria kelahiran Lampung Timur 32 tahun lalu itu menghabiskan hampir separuh jam terbangnya dengan tidur di kantor. Tak heran memang kecintaannya terhadap dunia jurnalistik begitu besar. Mengawali karir dari penjual koran di Jogjakarta pada tahun 1997, lelaki yang memiliki keluarga besar di Kayuagung, Sumatera Selatan ini kekeh untuk tinggal di Lampung. Meskipun tawaran bekerja di kampung halaman begitu besar tapi kecintaannya terhadap koran mengalahkan segalanya.
Kesehariannya pria yang kerap menggunakan kaus tersebut selalu bersahaja. Tak heran memang Radar Lamteng di tangannya berkembang cukup pesat. Mengutamakan kerja teamwork Komeng sapaan akrabnya itu selalu berusaha membuat karyawan selalu nyaman dan berkeinginan maju.
| |
| |
| Gede Putu Kristanto | |
| Kerap disapa karyawan dengan Bli Putu, Gede merupakan Deputy General Manager yang cukup unik. Mengaku sering ke sawah, Putu memang satu hari dalam seminggu menyempatkan diri untuk terjun ke sawah. Katanya sih biar kita selalu ingat tempat asal kita.
Memang pria ini selalu mengutamakan adat istiadat. Tak heran jika ada ritual keagamaan selalu menyempatkan diri untuk ijin. Apalagi posisinya membuat dia harus begitu. Dalam bekerja Putu dikenal tidak terbatas waktu, bersama soulmatenya Komeng mereka tak jarang harus bergadang untuk menjaga hasil produksi. Maklum katanya kami masih baru jadi harus banyak belajar dan itu perlu waktu ekstra.
| |
| |
| Rica Damayanti | |
| Alumnus Universitas Muhammadiyah Jogjakarta ini dikenal gesit. Meski bertubuh mungil jangan salah, jam terbangnya sangat tinggi. Motonya hidup adalah 25 jam menjadi cerminan tersendiri terhadap kenerja yang dia lakukan. Kami kerap menjulukinya Wonder Women.
Mengapa demikian. Tak jarang untuk menuntaskan pekerjaannya tidur di kantor menjadi salah satu senjatanya. Apalagi kalau pekerjaan menumpuk wah bisa dipastikan kantor akan menjadi rumah keduanya setelah tempat kost. He he he.
Keunikan lain pemimpin perusahaan satu ini adalah kemampuannya bekerja dari hulu ke hilir. Jika pracetak sakit Rica langsung turun tangan untuk menggantikan fungsinya. Alasannya tentu saja efisiensi. Memang sangat irit.
| |
| |
| Tamrin | |
| Redaktur senior ini merupakan team hunter yang dikenal tahan terhadap cuaca apapun. Memang untuk mengejar berita sejauh dan serumit apapun pria kelahiran Bandarmataram ini pantang menyerah. Kami kerap menyebutnya sebagai Jacky Chan.
Jangan tidak percaya. Kalau melihatnya dari jauh pasti Anda akan sulit membedakannya. Karena pekerjaannya tak heran perlengkapannya juga banyak. Terutama untuk kostum. Alasannya biar gak masuk angin bo.
| |
| |
| Masada | |
| Masada, Sejak tahun 2001, sudah belajar mandiri dengan jauh dari orang tua. Maklum yang tadinya anak rumahan, jarang bergaul, suka menyendiri, menjadikannya sulit beradabtasi dengan orang-orang yang ditemui.
Namun, bersama orang2 disekeliling dan teman2 yang peduli, Masada sekarang sudah mulai bisa menyesuaikan diri dengan orang-orang yang ditemuinya. Walaupun masih sedikit malu..malu..
Saat ini merupakan ahli grafis dan desain Radar Lamteng. Manajer Iklan ini memang punya banyak keunggulan yang didapatnya secara otodidak. Sebagai manajer Masada bukanlah orang yang ingin berpangku tangan. Setiap hari dia turun ke lapangan untuk mengecek sendiri bagaimana kinerja account executivenya bekerja. Tidak segan-segan dia turun langsung untuk menulis berita terkait kliennya.
Sekarang Masada dikenal teman-teman sekantor, dengan julukan preman Kotagajah...ha..ha...ha.. | |
| |
| Husniyati | |
| Iin sapaan akrabnya dikenal sangat ramah. Manajer keuangan ini meski sangat ramah tapi dikenal karyawan sebagai orang super hemat. Maklumlah sesuai jabatannya. Tapi meski demikian kami sangat kagum dengan dia. Semangatnya menjadi daya tarik tersendiri terutama bagi mereka yang ingin kasbon he.. he.. he.. | |
| |
| Fajar Afriadi | |
| Sepintas orangnya seperti galak tapi kita akan tertipu abis. Orangnya tuh lembut banget. Redaktur pelaksana ini kerjannya 24 jam abis. Meski sering sakit-sakitan tapi dia selalu optimis bahwa koran ini akan maju. Kalau tidak begitu bagaimana soalnya dia adalah motor pelaksana.
Menariknya lagi fajar ini kalau malam malah lebih beringas. He he he heheh bukan apa-apa deadline bo. Nah ada obsesinya yang ingin dicapai, radar lamteng online bisa lebih membumi. Itu obsesinya makanya tuh layar monitor selalu dipelototi. | |
| |
| Ami | |
| Berlatar belakang dunia kesehatan, Ami yang berparas ayu ini banting stir di Radar Lamteng dan mengurusi masalah marketing. Manajer ini berprinsip Radar Lamteng harus besar. Karena itu dengan semangatnya Radar Lamteng kini sudah bisa didistribusikan hingga ke pelosok Lamteng. Bahkan untuk sampai ke Bandarsurabaya sekalipun.
Semangatnya yang tinggi itu menjadikannya bersama team yang diasuhnya selalu bekerja ekstra keras. Cuaca tak menjadi penghalang bagi mereka untuk berkarya. Tidur paling pagi dan bangun paling pagi menjadi kesehariannya. Meski demikian wanita cantik ini selalu ceria. Pekerjaan itu harus dinikmati seperti layaknya kita makan soto. Wah benar-bener nih.
| |
| |
| Iskandar | |
| Soal keamanan pria asal Lampung Timur ini paling bertanggungjawab. Karena itu memang tugasnya. Tidak hanya itu dengan kesadarannya pria ini memiliki tugas lainnya yang berkaitan dengan distribusi koran. Tak heran kalau sekarang ini koran sudah tiba ditangan Anda pukul enam pagi. Soalnya kalau kata dia baca koran siang sama aja enggak baca. Wah perlu diingat nih..... | |
| |
| Ferry | |
| Distribusi menjadi tanggungjawabnya. Tak heran lajang bertubuh gempal ini memang sangat piawai. Karena itu bagi dia pekerjaan adalah segalanya. Tidak hanya itu kemampuannya dalam hal memperbaiki kendaraan patut diacungi jempol. Tak heran sekarang ini kalau ada kendaraan rusak larinya ke Ferri | |
| |
| Afnan Hidayat | |
| bertugas sebagai Layouter halaman koran di Radar Lamteng. | |
| |
| |
| | Itulah sekelumit tentang kru-kru Radar Lamteng dari semua divisi. Buat pembaca yang ingin kenal lebih dekat dengan kru Radar Lamteng bisa kontak person di nomor 0811727465.(*) | |
|
|
|
 |
 |
|  |