Radarlamteng.com, SEPUTIHSURABAYA – Puskesmas Seputihsurabaya melakukan tracking terhadap orang yang pernah kontak dengan pasien terkonfirmasi Covid-19.
Pasien tersebut yakni seorang perempuan berinisial S usia 24 tahun (sebelumnya tertulis usia 21 tahun) warga Kampung Gaya Baru 4, Kecamatan Seputihsurabaya, Lampung Tengah.
Kepala Puskesmas Seputihsurabaya Albertus Suharlambang mengatakan bahwa hasil tracking ada 39 orang yang pernah kontak dengan pasien. Empat orang diantaranya pernah kontak erat, yakni suami, anak dan orang tua pasien.
“Hasil tracking ada 39 orang dan seluruhnya telah menjalani swab test oleh tim Dinas Kesehatan Lampung Tengah pada Jumat 24 Juli 2020. Untuk hasil test belum bisa diketahui, paling cepat tiga hari,” kata Suharlambang, Sabtu (25/7/2020).
Menurut dia, tidak hanya keluarga pasien dan beberapa warga Kampung Gaya Baru 4 yang jalani swab test. Ada juga sejumlah orang dari luar kampung. Diantaranya, penumpang travel yang pernah satu mobil dengan pasien.
“Pasien merupakan pelaku perjalanan dari Jakarta. Dia pulang dengan kondisi positif berdasarkan hasil test rumah sakit di daerah Jakarta. Pasien pulang menumpang kendaraan travel dan di situ terdapat beberapa penumpang, termasuk pengemudi travel. Sehingga mereka yang pernah satu mobil juga menjalani swab test,” jelasnya.
Lebih jauh dia memaparkan koronologi pasien terpapar virus tersebut berdasarkan tracking petugas medis. Yakni, pasien S berangkat ke Jakarta pada 15 Juli 2020. Sebelum ke Jakarta pasien hanya berdiam diri di rumah.
“Pasien berangkat menumpang kendaraan travel. Di situ, juga ada beberapa penumpang. Bahkan dari pengakuan S, salah satu penumpang ada yang batuk-batuk sampai muntah,” kataya.
Sampai di Jakarta, pada hari Sabtu 17 Juli 2020 pasien jalani tes swab. Kemudian hari Senin 20 Juli 2020 pukul 11.00 WIB hasil tes keluar dan dinyatakan positif, meski pasien tidak memiliki keluhan apapun.
“Karena ruang isolasi di Jakarta penuh maka S disarankan kembali ke Lampung. Pada hari itu juga pasien berangkat pulang dan tiba di rumah pada tanggal 21 Juli 2020 dengan menggunakan kendaraan dan dengan sejumlah penumpang. Selanjutnya, pada tanggal 22 Juli 2020 pukul 18.00 pasien dijemput oleh tim medis ke RS Demang Sepulau Raya,” pungkasnya. (rls/rid)
