Radarlamteng.com, WAY PENGUBUAN – Dengan diberlakukannya Era New Normal oleh Pemerintah membuka kembali kegiatan bagi masyarakat untuk kembali melakukan aktifitasnya diluar rumah. Namun hal ini juga harus berdasarkan penerapan protokol kesehatan, karena Pandemi Covid 19 di Indonesia belum berakhir. Bahkan dari data Gugus Tugas baik ditingkat Kabupaten Lampung Tengah dan Provinsi Lampung hingga Nasional jumlah masyarakat yang terpapar Covid 19 setiap harinya terus bertambah dan meningkat.
Di Era New Normal ini, salah satu kegiatan petani tebu yang ada di wilayah Kecamatan Way Pengubuan sudah mulai kembali dengan aktifitasnya, karena perusahaan pengelola produksi gula sudah mulai membuka kembali aktifitasnya. Melihat petani yang turun di area perkebunan tebu, (13/06/2020) Hj.Nessy Kalviya Mustafa secara langsung terjun kemasyarakat dan peduli akan pencegahan Covid 19. Nessy Mustafa turun menyapa para petani yang tengah giat bekerja mencari nafkah untuk keluarganya. Melihat petani banyak tidak mengenakan masker salah satu tokoh yang merupakan calon Bupati perempuan pertama di Lampung Tengah ini membagikan minuman vitamin C dan masker serta Handsanitizer.
Wanita yang akrab di Sapa Nessy Mustafa ini mengutarakan upayanya ini semata untuk solidaritas kemanusiaan dan untuk membantu Pemerintah dalam pencegahan dan memutus mata rantai penyebaran Covid 19 . ” Kami berharap di Era New Normal ini semua masyarakat lebih mawas diri, menyadari dalam menjaga kesehatan tubuhnya agar dapat melawan virus yang mewabah keseluruh penjuru dunia. Salah satu yang dapat melawan juga dari kuatnya imunitas tubuh dan penting untuk mengkonsumsi vitamin dan menerapkan pola hidup sehat, sesuai protokol kesehatan yang dianjurkan pemerintah, dan menjadi harapan kita semua Covid 19 ini segera berakhir dari Bumi Pertiwi kita, ” papar Ketua Dewan Pakar Muslimat NU Lampung Tengah ini.
Nessy Mustafa tanpa mengenal lelah, meskipun hujan deras dan medan jalan yang terjal oleh lumpur dan rusak, dengan mengemudikan kendaraannya sendiri terus bergerak merekatkan hati hingga kerakyat kecil. Menyantuni wanita-wanita lansia miskin yang hidup dirumah geribiknya hingga petani diarea persawahan dan perkebunan, diajaknya berbagi kepedulian pada Pandemi Covid 19 ini. Tidak hanya sebatas turun kebawah hingga blusukan kepelosok kampung dipedalaman tanpa mengenal ruang dan waktu. Nessy Mustafa juga menyerap aspirasi masyarakat baik dari petani, pelaku usaha kecil dikampung-kampung hingga tokoh-tokoh masyarakat.
Seperti diungkapkan salah satu petani Sarifudin (55 tahun). ” Saya terkejut saat tahu yang menyapa adalah seorang tokoh dan calon Bupati Lampung Tengah, saya tidak menyangka bahwa Bu Nessy mau turun sampai ke kebun tebu dan memberikan kami minuman vitamin, terimakasih Ibu, semoga niat baikmu ini akan diganti dengan pahala oleh Allah, mendapat amanah rakyat menjadi pemimpin yang selalu merakyat dan disayangi rakyatnya, ” ungkapnya. (sci/rid)
